Pengembangan Model Pembelajaran Sejarah Pra Aksara Terintegrasi Nilai Budaya Pendhalungan Jember Melalui PBL (Problem Based Learning) Untuk Meningkatkan Sikap Toleransi Siswa Di SMk Plus Nurul Ulum Panti Jember

Firzaq A., Ilfiana (2019) Pengembangan Model Pembelajaran Sejarah Pra Aksara Terintegrasi Nilai Budaya Pendhalungan Jember Melalui PBL (Problem Based Learning) Untuk Meningkatkan Sikap Toleransi Siswa Di SMk Plus Nurul Ulum Panti Jember. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (144Kb)

    Abstract

    ILFIANA FIRZAQ ARIFIN. NIM. S861708011. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN SEJARAH PRA AKSARA TERINTEGRASI NILAI BUDAYA PENDHALUNGAN JEMBER MELALUI PBL (PROBLEM BASED LEARNING) UNTUK MENINGKATKAN SIKAP TOLERANSI SISWA DI SMK PLUS NURUL ULUM PANTI JEMBER. Pembimbing I: Dr. Akhmad Arif Musaddad, M.Pd. Pembimbing II: Dr. Sudiyanto, M.Pd. Tesis Program Studi Magister Pendidikan Sejarah. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret. Surakarta. ABSTRAK Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan model pembelajaran sejarah di SMK Plus Nurul Ulum Panti Jember, (2) Mendeskripsikan pengembangan model pembelajaran sejarah terintegrasi nilai budaya Pendhalungan Jember dalam meningkatkan sikap toleransi siswa di SMK Plus Nurul Ulum Panti Jember, (3) Mendeskripsikan efektivitas model pembelajaran sejarah terintegrasi nilai budaya Pendhalungan Jember di SMK Plus Nurul Ulum Panti Jember. Penelitian dan pengembangan ini disusun berdasarkan model pengembangan ADDIE (Analyz Design Development Implementation Evaluation). Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan angket sikap toleransi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi studi pendahuluan, pengembangan model pembelajaran, dan uji efektivitas model. Analisis data kelayakan model menggunakan skala Likert dengan rentang 1-5, sedangkan uji efektivitas model menggunakan uji T. Berdasarkan studi pendahuluan, guru menggunakan model pembelajaran kooperatif yang didalamnya menggunakan teknik diskusi, namun guru masih belum pernah mengintegrasikan nilai dalam model pembelajarannya terutama nilai budaya lingkungan terdekat. Selain itu dalam menyampaikan pembelajaran guru masih menggunakan metode ceramah. Sikap toleransi siswa di SMK Plus Nurul Ulum dapat dikatakan rendah. Peserta didik masih suka hidup berkelompok dengan teman yang setara dengan mereka atau yang berasal dari latar belakang sosial yang sama, sehingga menimbulkan permusuhan, saling mengejek, dan tidak bisa menerima pendapat orang lain. Pemahaman akan budaya Pendhalungan Jember baik dikalangan pendidik maupun peserta didik masih kecil. Model pembelajaran ini dibagi menjadi tiga tahapan dalam menerapkannya yakni kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Hasil validasi oleh keseluruhan tim ahli (model, RPP, materi dan instrmen) adalah baik, sehingga dapat di implementasikan. Hasil uji T menunjukkan perolehan nilai yakni 11,080 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Uji T menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,025 sehingga terdapat pengaruh perubahan peningkatan sebelum dan sesudah dilaksanakan pembelajaran dengan model pembelajaran sejarah terintegrasi nilai budaya Pendhalungan Jember di kelas eksperimen. Kata Kunci: Pengembangan Model, Nilai Budaya Pendhalungan, PBL, Sikap Toleransi

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: D History General and Old World > D History (General)
    L Education > L Education (General)
    Divisions: Pascasarjana
    Pascasarjana > Magister
    Pascasarjana > Magister > Pendidikan Sejarah - S2
    Depositing User: S Salsabila Fauzia
    Date Deposited: 29 Aug 2019 22:11
    Last Modified: 29 Aug 2019 22:11
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/44149

    Actions (login required)

    View Item