Reproduksi Wisata Budaya Kreatif (Studi Fenomenologi Reproduksi Wisata Budaya Tari oleh Sanggar Soerya Soemirat di Surakarta)

Saputra, Rony Gilang Candra (2019) Reproduksi Wisata Budaya Kreatif (Studi Fenomenologi Reproduksi Wisata Budaya Tari oleh Sanggar Soerya Soemirat di Surakarta). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (3959Kb)

    Abstract

    Rony Gilang Candra Saputra, NIM S251608025. 2019. Reproduksi Wisata Budaya Kreatif (Studi Fenomenologi Reproduksi Wisata Budaya Tari oleh Sanggar Soerya Sumirat di Surakarta). Pembimbing I: Dr. Supriyadi, SN, SU, Pembimbing II: Dr.Argyo Demartoto, M.Si. Program Magister Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta. ABSTRAK Wisata budaya kreatif dibangkitkan oleh ide-ide yang terletak di persimpangan antara seni dan kreativitas artistik, bisnis, dan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari karakteristik pelaku wisata budaya kreatif, reproduksi wisata budaya kreatif di Sanggar Tari Soeryo Soemirat Mangkunegaran dan dimensi pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi. Penelitian ini dilakukan di Kota Surakarta. Informan dalam penelitian ini adalah ketua, administrator, dan orang tua siswa yang mengambil bagian dalam Studio Soerya Sumirat juga Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta. Teknik Pengumpulan Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Untuk menguji validitas data yang dikumpulkan, peneliti menggunakan teknik triangulasi. Hasil dari penelitian ini adalah peran pemerintah sebagai regulator, fasilitator dan promotor. Karakteristik pelaku wisata budaya kreatif terdiri dari pemerintah sebagai regulator dan penyedia prasana, sanggar tari sebagai pemelihara dan pengembangan tari tradisional, serta pihak swasta dan masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam penyelenggaraan dan pelayanan. Reproduksi wisata budaya kreatif di sanggar tari mengajarkan tari Bajidor Kahot, Manuk Dadali, dan Bali In Java. Upaya pengembangan tari gaya Surakarta dengan cara pemadatan, perubahan dan penggarapan bentuk. Keraton Mangkunegaraan sebagai tempat latihan. Proses pengajaran tari tradisional dilakukan 2 kali dalam seminggu dan terlibat dalam beberapa event budaya di Surakarta. Kapasitas pelatih tari sebagai pengajar dan pelaku pengembangan tari tradisional Jawa. Bentuk ekspresi sang kreator tari yang direpresantasikan dalam berbagai motif dan makna gerak. Para murid diajarkan gerakan tari, irama lagu, makna filosofis tarian serta dibekali ajaran spiritual dan sopan santun. Faktor pendukung adalah ketersediaan anggaran, sarana dan prasarana, kemitraan, partisipasi masyarakat serta keunikan dan kreativitas sedangkan faktor penghambat adalah keterbatasan anggaran, sumber daya manusia, belum optimalnya promosi, kondisi masyarakat yang majemuk dan pengembangan wisata budaya kreatif pasif.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
    Divisions: Pascasarjana
    Pascasarjana > Magister
    Pascasarjana > Magister > Sosiologi - S2
    Depositing User: S Salsabila Fauzia
    Date Deposited: 29 Aug 2019 16:39
    Last Modified: 30 Aug 2019 08:52
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/44143

    Actions (login required)

    View Item