Upacara Adat Kedhuk Beji Di Desa Tawun Ngawi Jawa Timur (Analisis Antropologi Sastra Dan Relevansinya Sebagai Materi Ajar Di SMP)

Maulani, Maghfira Charisma (2019) Upacara Adat Kedhuk Beji Di Desa Tawun Ngawi Jawa Timur (Analisis Antropologi Sastra Dan Relevansinya Sebagai Materi Ajar Di SMP). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (179Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Maghfira Charisma Maulani. K4215036. UPACARA ADAT KEDHUK BEJI DI DESA TAWUN NGAWI JAWA TIMUR (ANALISIS ANTROPOLOGI SASTRA DAN RELEVANSINYA SEBAGAI MATERI AJAR DI SMP). Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Mei 2019. Penelitian ini adalah penelitian mengenai analisis upacara adat Kêdhuk Bèji dengan pendekatan antropologi sastra. Adapun penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menjelaskan mengenai asal usul, prosesi, dan wujud budaya dalam upacara adat Kêdhuk Bèji di Desa Tawun Ngawi Jawa Timur. Penelitian ini juga bertujuan merelevansikan upacara adat Kêdhuk Bèji sebagai materi ajar di SMP. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif menggunakan pendekatan antropologi sastra dengan tindakan observasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah upacara adat Kêdhuk Bèji dan informan yaitu juru kunci yang berkaitan dengan asal usul, tokoh masyarakat dan budayawan yang berkaitan dengan prosesi dan wujud budaya, serta guru Bahasa Jawa dan siswa kelas IX SMP yang berkaitan dengan relevansi upacara adat Kêdhuk Bèji sebagai materi ajar di SMP. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yaitu wawancara dengan informan. Teknik pengumpulan data berupa observasi pelaksanaan upacara adat Kêdhuk Bèji dan wawancara mendalam mengenai asal usul, prosesi, wujud budaya, dan relevansi upacara adat Kêdhuk Bèji sebagai materi ajar di SMP. Teknik uji validitas data menggunakan triangulasi sumber data dan triangulasi teori. Tahap analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat asal usul yang mendasari adanya upacara adat Kêdhuk Bèji yaitu cerita atau mitos mengenai Eyang Ludro Joyo putra dari Ki Ageng Metawun. Upacara adat Kêdhuk Bèji dilaksanakan selama lima hari mulai dari hari Jumat dan diakhiri hari Selasa dengan rangkaian ritual sebagai berikut: nyadran makam (bancakan), gugur gunung sendhang Beji, pembuatan gunungan, pembukaan sumber Beji, dan diakhiri dengan upacara adat Kêdhuk Bèji. Wujud budaya dalam upacara adat Kêdhuk Bèji meliputi: kompleksitas ide, kompleksitas aktivitas, dan kompleksitas hasil budaya. Analisis asal usul, prosesi, serta wujud budaya dalam upacara adat Kêdhuk Bèji ini relevan apabila dijadikan sebagai materi ajar di SMP karena upacara adat Kêdhuk Bèji dapat meningkatkan minat siswa dalam mempelajari ragam kebudayaan di Jawa khususnya upacara adat. Kata Kunci: Upacara adat Kêdhuk Bèji, Antropologi Sastra, Materi ajar SMP.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Depositing User: S Salsabila Fauzia
    Date Deposited: 29 Aug 2019 14:31
    Last Modified: 30 Aug 2019 08:20
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/44109

    Actions (login required)

    View Item