PROSES PENGKOTAAN TAHUN 2008-2018 DI KECAMATAN COLOMADU KABUPATEN KARANGANYAR (Implementasi dalam Pembelajaran Geografi sebagai Suplemen Pembelajaran Kelas XI pada Kompetensi Dasar Fenomena Antroposfer dan Aspek Kependudukan)

WARIH, MARUTTHA PUSPITA (2019) PROSES PENGKOTAAN TAHUN 2008-2018 DI KECAMATAN COLOMADU KABUPATEN KARANGANYAR (Implementasi dalam Pembelajaran Geografi sebagai Suplemen Pembelajaran Kelas XI pada Kompetensi Dasar Fenomena Antroposfer dan Aspek Kependudukan). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (8Kb)

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk mengetahui transformasi spasial yang terjadi di Kecamatan Colomadu dalam kurun waktu 2008-2018; 2) Untuk mengetahui transformasi sosial-ekonomi masyarakat yang tinggal di Kecamatan Colomadu sebagai akibat urban sprawl; 3) Untuk mengetahui relasi antara transformasi spasial dan transformasi sosial-ekonomi masyarakat; dan 4) Untuk mengimplementasikan suplemen sumber belajar bagi peserta didik pada materi Fenomena Antroposfer dan Aspek Kependudukan kelas XI dalam pembelajaran di sekolah. Teknik sampling yang digunakan adalah Cluster Sampling, sampel penelitian ini yaitu Desa Blulukan, Desa Tohudan, dan Desa Baturan dan diperoleh 225 kepala keluarga. Teknik pengumpulan data menggunakan data citra multi temporal tahun 2008-2018 sebagai dasarnya dan menggunakan wawancara serta observasi sebagai pelengkap. Analisis data yang digunakan yaitu analisis spasial dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat 1) Transformasi spasial yang terjadi adalah perubahan lahan pertanian menjadi non pertanian berupa permukiman, perdagangan dan jasa, industri, pendidikan, kesehatan, dan komunikasi; 2) Transformasi sosial ekonomi membuat perubahan pada pola pikir masyarakat mengenai matapencaharian, pendidikan, kesehatan, dan komunikasi, ekonomi, dan daya dukung transportasi; 3) Relasi antara transformasi spasial dan transformasi sosial ekonomi dipengaruhi oleh pembangunan lapangan pekerjaan dan penambahan penduduk. Faktor pengaruh penduduk tinggal di pinggiran kota yaitu adanya ketersediaan lahan yang luas dan harga lahan yang relatif murah, letaknya dekat dengan tempat kerja, besarnya keinginan memiliki tempat tinggal sendiri, sarana yang memadai ke pusat kota, adanya fasilitas sosial yang memadai, menambah pendapatan dan peluang usaha baru, mendapat warisan, dan adanya keinginan tinggal di daerah yang kepadatan penduduknya rendah dibandingkan kota; dan 4) Implikasi penelitian pada pendidikan yaitu adanya sumber belajar yang memadai mengenai tema Fenomena Antroposfer dan Aspek Kependudukan.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
    G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences
    Divisions: Pascasarjana > Magister
    Pascasarjana > Magister > Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup
    Depositing User: Tities Amrihtasari
    Date Deposited: 04 Aug 2019 21:28
    Last Modified: 04 Aug 2019 21:28
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/44101

    Actions (login required)

    View Item