Proses Penyelesaian Masalah Soal Kriptomeri pada Siswa Kelas XII SMA Negeri 3 Surakarta dan Optimalisasi Menggunakan Scaffolding

ASTUTI, LIA PUJI (2019) Proses Penyelesaian Masalah Soal Kriptomeri pada Siswa Kelas XII SMA Negeri 3 Surakarta dan Optimalisasi Menggunakan Scaffolding. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (32Kb)

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan proses penyelesaian masalah Siswa Akademik Atas (SAA) dan Siswa Akademik Bawah (SAB) kelas XII SMA Negeri 3 Surakarta pada soal kriptomeri sebelum scaffolding, 2) mendeskripsikan level dan bentuk scaffolding yang dibutuhkan SAA dan SAB kelas XII SMA Negeri 3 Surakarta dalam penyelesaian masalah soal kriptomeri, 3) mendeskripsikan proses penyelesaian masalah SAA dan SAB kelas XII SMA Negeri 3 Surakarta pada soal kriptomeri setelah scaffolding, 4) mendeskripsikan perbedaan waktu scaffolding yang dibutuhkan SAA dengan SAB kelas XII SMA Negeri 3 Surakarta dalam penyelesaian masalah soal kriptomeri. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif eksploratif dengan menggunakan strategi think aloud. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 3 Surakarta. Penentuan subjek penelitian menggunakan purposive sampling pada kelas XII yang sudah menempuh pembelajaran materi pewarisan sifat. Subjek penelitian dipilih secara random yang terdiri dari 3 siswa dengan kemampuan akademik atas (SAA) dan 3 siswa dengan kemampuan akademik bawah (SAB). Teknik analisis data diadaptasi dari Miles & Huberman meliputi pembuatan transkip, menelaah data dari semua sumber, mereduksi data, membuat satuan analisis dan pengkodean, uji validitas data dengan triangulasi, membuat skema struktur proses penyelesaian masalah sebelum dan sesudah scaffolding. Hasil penelitian disimpulkan bahwa: 1) SAA dan SAB sebelum scaffolding telah mampu menyelesaikan masalah kriptomeri tetapi masih terdapat kesalahan dan belum tepat, 2) level scaffolding yang dibutuhkan SAA yaitu level 2 dengan bentuk scaffolding berupa prompting and probing; looking, touching, and verbalizing; dan student explaining and justifying, sedangkan level scaffolding yang dibutuhkan SAB yaitu level 2 dengan bentuk scaffolding berupa prompting and probing; looking, touching, and verbalizing; student explaining and justifying; explaining; dan making connection, 3) SAA dan SAB setelah scaffolding dapat menyelesaikan masalah kriptomeri dengan baik dengan waktu lebih cepat daripada sebelum scaffolding, 4) waktu yang dibutuhkan siswa untuk menyelesaikan masalah sebelum diberi scaffolding berbeda-beda sesuai dengan kemampuan akademik, sedangkan setelah diberi scaffolding waktu penyelesaian masalah SAB hampir sejajar dengan SAA. Kata Kunci: genetika, kriptomeri, proses penyelesaian masalah, kemampuan akademik, scaffolding, ZPD (The Zone of Proximal Development).

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi
    Depositing User: Tities Amrihtasari
    Date Deposited: 03 Aug 2019 10:38
    Last Modified: 03 Aug 2019 10:38
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/44081

    Actions (login required)

    View Item