Optimalisasi Proses Penyelesaian Masalah Siswa Akademik Atas dan Bawah Kelas XII SMA Negeri 1 Boyolali pada Materi Pewarisan Sifat Komplementer dengan Scaffolding

PUJIASTUTI, (2019) Optimalisasi Proses Penyelesaian Masalah Siswa Akademik Atas dan Bawah Kelas XII SMA Negeri 1 Boyolali pada Materi Pewarisan Sifat Komplementer dengan Scaffolding. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (83Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Pujiastuti K4315046. OPTIMALISASI PROSES PENYELESAIAN MASALAH SISWA AKADEMIK ATAS DAN BAWAH KELAS XII SMA NEGERI 1 BOYOLALI PADA MATERI PEWARISAN SIFAT KOMPLEMENTER DENGAN SCAFFOLDING. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Mei 2019. Penelitian ini bertujuan untuk; (1) mendeskripsikan proses penyelesaian masalah siswa akademik atas dan akademik bawah kelas XII pada materi pewarisan sifat komplementer sebelum scaffolding; (2) mendeskripsikan level scaffolding yang dibutuhkan pada siswa akademik atas dan akademik bawah kelas XII dalam penyelesaian masalah materi pewarisan sifat komplementer; (3)mendeskripsikan proses penyelesaian masalah siswa akademik atas dan akademik bawah kelas XII pada materi pewarisan sifat komplementer sesudah scaffolding; (4) mendeskripsikan perbedaan waktu scaffolding yang dibutuhkan oleh siswa akademik atas dengan siswa akademik bawah kelas XII dalam penyelesaian masalah materi pewarisan sifat komplementer. Penentuan subjek penelitian menggunakan purposive random sampling pada kelas XII yang sudah menempuh pembelajaran materi hereditas. Subjek penelitian dipilih secara random yang terdiri dari 3 siswa dengan kemampuan akademik atas dan 3 siswa dengan kemampuan akademik bawah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif eksploratif. Data dan sumber data penelitian berupa hasil penelitian meliputi hasil jawaban tertulis dan transkrip Think Aloud Protocol (TAP) setiap subjek. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian soal, Think Aloud, dan wawancara. Validasi data menggunakan teknik triangulasi sumber. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan berdasarkan analisis kualitatif eksploratif. Hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) proses penyelesaian sebelum scaffolding siswa akademik bawah lebih banyak mengalami kesalahan dibanding siswa akademik atas; (2) level scaffolding yang dibutuhkan siswa akademik bawah lebih tinggi dibandingkan dengan siswa akademik atas; (3) proses penyelesaian masalah setelah scaffolding baik pada siswa akademik atas dan bawah mengalami peningkatan; (4)waktu yang dibutuhkan subjek akademik atas maupun bawah dalam menyelesaikan soal kedua lebih cepat dengan hasil benar. Kata Kunci : genetika, pewarisan sifat komplementer, proses penyelesaian masalah, kemampuan akademik, scaffolding, ZPD (The Zone of Proximal Development).

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi
    Depositing User: Ratri Dwi Saputri
    Date Deposited: 26 Jul 2019 23:58
    Last Modified: 26 Jul 2019 23:58
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/44042

    Actions (login required)

    View Item