Persepsi Siswa Tentang Nilai Kemandirian Pada Pendidikan Antikorupsi (Studi di SMK Negeri 1 Karanganyar)

Suryaningtyas, Nela (2019) Persepsi Siswa Tentang Nilai Kemandirian Pada Pendidikan Antikorupsi (Studi di SMK Negeri 1 Karanganyar). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (84Kb)

    Abstract

    Nela Suryaningtyas. K7715036. PERSEPSI SISWA TENTANG NILAI KEMANDIRIAN PADA PENDIDIKAN ANTIKORUPSI (STUDI DI SMK NEGERI 1 KARANGANYAR). Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Mei 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji (1) persepsi siswa mengenai nilai kemandirian yang ditinjau dari aspek sosial pada Pendidikan Antikorupsi di SMK Negeri 1 Karanganyar; dan (2) persepsi siswa mengenai nilai kemandirian yang ditinjau dari aspek ekonomi pada Pendidikan Antikorupsi di SMK Negeri 1 Karanganyar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X bidang keahlian akuntansi SMK Negeri 1 Karanganyar tahun ajaran 2018/2019. Jumlah informan pada penelitian ini adalah 10 siswa. Sumber data penelitian ini adalah informan, dokumen, gambar, rekaman, dan lokasi penelitian. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Model analisis yang digunakan adalah analisis interaktif. Validitas data yang digunakan adalah triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) siswa memiliki persepsi yang positif tentang nilai kemandirian ditinjau dari aspek sosial. Hal ini dibuktikan dengan siswa memiliki pengetahuan yang memadai mengenai tindakan korupsi dengan menyadari bahwa dirinya berpotensi melakukan tindakan korupsi. Siswa berani menolak segala bentuk tindakan korupsi. Siswa sangat mendukung upaya pemberantasan korupsi melalui Pendidikan Antikorupsi. Kemandirian pada aspek sosial ini dibuktikan pula dengan sikap siswa selalu menuntaskan pekerjaanya tanpa harus selalu mengandalkan bantuan dari orang lain, memiliki upaya meningkatkan kemandirian secara personal, memiliki inisiatif bertanya pada orang lain untuk mendapatkan informasi, dan memiliki kemampuan berinteraksi dengan baik terhadap orang lain; (2) siswa memiliki persepsi yang negatif tentang nilai kemandirian yang ditinjau dari aspek ekonomi. Hal ini dibuktikan dengan siswa belum dapat membedakan antara pemenuhan kebutuhan sehari-hari dengan hanya pemenuhan keinginan. Siswa juga belum mampu mendahulukan kebutuhan sesuai dengan tingkatan yaitu primer, sekunder, dan tersier. Siswa cenderung konsumtif dalam mengalokasikan keuangan yang dimiliki. Gaya hidup yang konsumtif dan serba instan menjadikan siswa sering mengeluarkan uang untuk membeli sesuatu yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Oleh karena itu, pola hidup konsumtif menjadikan siswa cenderung tidak mampu menyisihkan sebagian dari keuangannya dalam rangka belajar hidup mandiri. Kata Kunci: persepsi siswa, nilai kemandirian, pendidikan antikorupsi.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Akuntansi
    Depositing User: Atmaja Rizky Gumelar
    Date Deposited: 26 Jul 2019 16:13
    Last Modified: 26 Jul 2019 16:13
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/44018

    Actions (login required)

    View Item