Pelaksanaan Pembelajaran Keterampilan Membatik Bagi Rombel Kelas Besar Siswa Tunarungu/Wicara di SLB B-C YPCM Boyolali Tahun 2018/2019

SETIAWAN, BAYU (2019) Pelaksanaan Pembelajaran Keterampilan Membatik Bagi Rombel Kelas Besar Siswa Tunarungu/Wicara di SLB B-C YPCM Boyolali Tahun 2018/2019. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (156Kb)

    Abstract

    Tujuan penelitian ini: (1) Untuk mengetahui proses pembelajaran keterampilan membatik dilihat dari tujuan, materi, metode, media, dan evaluasi pembelajaran pada rombel kelas besar siswa tunarungu/wicara SLB B-C YPCM Boyolali tahun pelajaran 2018/2019. (2) Untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pelaksanaan pembelajaran keterampilan membatik rombel kelas besar siswa tunarungu/wicara SLB B-C YPCM Boyolali tahun pelajaran 2018/2019 Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus tunggal. Sumber data yang digunakan adalah informan, dokumen, tempat dan peristiwa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi langsung berperan pasif, dan analisis isi dokumen. Validitas data yang digunakan adalah trianggulasi sumber, refieu informan dan peer debriefing. Teknik analisis data menggunakan model analisis mengalir atau flow model of analysis. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: 1) Pelakasanaan pembelajaran keterampilan membatik bertujuan agar siswa dapat menjelaskan teknik dan langkah-langkah membuat seni kriya tekstil batik tulis dengan lengkap dan benar dan siswa dapat membuat seni kriya tekstil batik dengan teknik mencanting sesuai corak/motif rancangan sendiri secara sederhana. Materi pembelajaran batik meliputi pengertian batik, jenis dan macam batik, alat dan bahan pembuatan batik tulis dan cap, pembuatan motif khas daerah Boyolali, dan langkah-langkah dalam pembuatan batik tulis dan batik cap. Metode pembelajaran menggunakan metode ceramah, metode tanya jawab, metode demonstrasi, dan metode pemberian tugas. Media pembelajaran meliputi motif batik, kain batik, peralatan dan bahan membatik. Evaluasi pembelajaran menggunakan tes lisan melalui tanya jawab dan tes unjuk kerja pada setiap tahapan proses pembuatan karya. 2) Faktor pendukung terlaksananya pembelajaran keterampilan membatik bagi rombel kelas besar siswa tunarungu/wicara adalah guru memiliki kemauan lebih untuk kemajuan anak didiknya. Guru memiliki networking yang luas yang berguna dalam meningkatkan kemampuan anak. Guru mampu membangun hubungan yang positif dengan anak didiknya ditengah keterbatasan berkomunikasi. Peserta didik mempunyai kemampuan yang bisa dikembangkan. Siswa memiliki motivasi yang tinggi dalam memikuti kegiatan pembelajaran. Alat dan bahan membatik di sekolah memadai untuk melaksanakan pembelajaran. Lingkungan sekolah bersih, aman, dan nyaman. Faktor penghambat yang ditemui dalam pelaksanaan pembelajaran diantaranya adalah tidak ada ruangan khusus untuk kegiatan membatikdan alokasi waktu pembelajaran yang terbatas. Kata kunci: pembelajaran seni, tunarungu/wicara, batik

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
    N Fine Arts > NK Decorative arts Applied arts Decoration and ornament
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Seni Rupa
    Depositing User: Ratri Dwi Saputri
    Date Deposited: 09 Jul 2019 10:27
    Last Modified: 09 Jul 2019 10:27
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/43972

    Actions (login required)

    View Item