Makna Simbolik Komponen Ritual Grebeg Sudiro

, Widowati (2019) Makna Simbolik Komponen Ritual Grebeg Sudiro. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (84Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Widowati. K8415061. MAKNA SIMBOLIK KOMPONEN RITUAL GREBEG SUDIRO. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Mei 2019 Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) Untuk mengkaji makna simbolik ideal dari komponen ritual dalam perayaan Grebeg Sudiro pada Kelurahan Sudiroprajan dan (2) Untuk mengkaji makna simbolik aktual komponen ritual yang diyakini masyarakat dalam perayaan Grebeg Sudiro pada Kelurahan Sudiroprajan. Grebeg Sudiro merupakan sebuah tradisi yang dilaksanakan oleh masayarakat di Kelurahan Sudiroprajan. Grebeg Sudiro merupakan hasil dari interaksi antara etnis Tionghoa dan etnis Jawa. Penelitian ini perlu dilakukan karena, interaksi tentunya akan mempengaruhi pemaknaan yang ada dalam komponen ritual yang digunakan. Munculnya kebudayaan baru dapat menyebabkan pergeseran nilai-nilai yang sudah ada sebelumnya. Fokus penelitian ini adalah mengkaji makna simbolik yang ada pada komponen ritual dalam Grebeg Sudiro. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, dengan pendekatan etnografi. Teknik pengambilan informan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, observasi dan juga wawacara mendalam. Observasi yang dilakukan adalah observasi langsung. Penelitian ini menggunakan teknik uji validitas data yaitu triangulasi teknik dan dan triangulasi sumber. Data dianalisis menggunakan teknik analisis taksonomik. Teori yang digunakan adalah teori Interpretatif tentang kebudayaan yang dikemukakan Clifford Geertz, dalam teori dijelaskan bahwa dalam pola kultural terdapat apa yang sesungguhnya atau ideal dan terdapat apa yang senyatanya atau aktual. Hasil penelitian ini adalah (1) secara ideal Gunungan dimaknai sebagai representasi konsep kerajaan Jawa, representasi rasa syukur kepada Tuhan dan juga representasi dari harapan manusia mengenai hidup mereka. Kue keranjang dimaknai sebagai representasi dari harapan masyarakat mengenai keadaan keluarga dan gagasan hidup ideal. Barongsai dimaknai sebagai representasi dari harapan masyarakat mengenai kehidupan mereka. (2) Secara aktual Gunungan merupakan representasi rasa syukur kepada Tuhan, representasi harapan manusia mengenai kehidupan mereka dan juga gambaran keadaan Sudiroprajan. Kue Keranjang dimaknai sebagai representasi keadaan Sudiroprajan. Secara aktual Barongsai juga dimaknai sebagai representasi keadaan Sudiroprajan.. Kata kunci: Grebeg Sudiro, Komponen, Makna Aktual, Makna Ideal

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Sosiologi Antropologi
    Depositing User: Pratama Wisnu Samodro
    Date Deposited: 01 Jul 2019 22:04
    Last Modified: 01 Jul 2019 22:04
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/43949

    Actions (login required)

    View Item