Pengembangan E-Modul Berbasis Software LCDS (Learning Content Development System) untuk Siswa SMA/MA Kelas X pada Materi Vektor

Rahayu, Wanda Galuh Saputri (2019) Pengembangan E-Modul Berbasis Software LCDS (Learning Content Development System) untuk Siswa SMA/MA Kelas X pada Materi Vektor. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (15Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Wanda Galuh Saputri Rahayu. K2315062. PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS SOFTWARE LCDS (LEARNING CONTENT DEVELOPMENT SYSTEM) UNTUK SISWA SMA/MA KELAS X PADA MATERI VEKTOR. Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Mei 2019. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menjelaskan karakteristik modul pembelajaran Fisika yang dikembangkan; (2) menjelaskan cara mengembangkan modul agar memenuhi kriteria baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan didukung data kuantitatif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE, namun hanya sampai pada tahap ketiga yaitu tahap development. Prosedur penelitian ini berupa analysis, design, dan development. Tahap analysis (analisis) terdiri dari analisis masalah dan analisis kebutuhan dari modul elektronik. Tahap design (perancangan) terdiri dari penentuan software, pengumpulan konten, dan pembuatan desain awal modul. Tahap yang selanjutnya adalah development (pengembangan) yang terdiri dari validasi modul dan uji coba modul. Hasil penelitian diperoleh dari validator yang terdiri dari 2 dosen ahli dan responden yang terdiri dari 3 siswa dari 3 SMA yang mengikuti uji coba one to one, 9 siswa dari 3 SMA yang mengikuti uji coba kelompok kecil, dan 90 siswa serta 3 guru dari 3 SMA yang mengikuti uji coba lapangan. Berdasarkan analisis data dan pembahasan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) karakteristik modul elektronik yang dikembangkan adalah menggunakan software LCDS sebagai software utamanya. Modul elektronik yang dikembangkan mendukung pembelajaran yang bersifat interaktif. Hal ini dikarenakan siswa tidak langsung disajikan konsep dan persamaan-persamaan matematis dari materi Vektor, namun siswa diminta untuk mendiskusikannya. Selain itu, modul elektronik yang dikembangkan mendukung pembelajaran mandiri maupun klasikal di dalam kelas. Dibuktikan dengan adanya menu rambu-rambu LKPD untuk mengklarifikasi hasil pekerjaan siswa dan menu pembahasan soal untuk membantu siswa ketika bingung pada saat mengerjakan; (2) berdasarkan data validasi dari dua dosen ahli, diperoleh skor total penilaian modul sebesar 149 dengan kriteria sangat baik, dimana skor pada aspek relevansi materi sebesar 74, aspek tampilan media sebesar 36 dan aspek bahasa sebesar 39. Prosedur pengembangan modul pembelajaran elektronik ini meliputi: (a) tahap persiapan, yaitu menyiapkan bahan-bahan inti dalam modul pembelajaran, seperti software, aplikasi pendukung, peta konsep, peta kompetensi dan uraian materi yang akan dibahas pada modul yang dibuat; (b) tahap pembuatan, yang meliputi pembuatan konten-konten yang dimasukkan ke dalam modul menggunakan aplikasi-aplikasi pendukung dan membuat modul baru pada software LCDS serta memasukkan konten-konten yang telah dibuat pada template yang ada pada LCDS; (c) tahap penyelesaian yang meliputi validasi ahli dan melakukan publish file ke dalam format HTML (.htm) agar modul elektronik dapat dibuka di semua laptop tanpa harus menginstal software LCDS. Kata kunci: modul pembelajaran elektronik, LCDS, vektor.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Fisika
    Depositing User: Pratama Wisnu Samodro
    Date Deposited: 01 Jul 2019 22:00
    Last Modified: 01 Jul 2019 22:00
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/43948

    Actions (login required)

    View Item