PENGEMBANGAN MODEL COOPERATIVE PERSONAL SOCIAL LEARNING (COPERSOL) PADA PEMBELAJARAN FIKIH DI MADRASAH TSANAWIYAH DI KOTA SEMARANG

, ISMAIL (2019) PENGEMBANGAN MODEL COOPERATIVE PERSONAL SOCIAL LEARNING (COPERSOL) PADA PEMBELAJARAN FIKIH DI MADRASAH TSANAWIYAH DI KOTA SEMARANG. PhD thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (9Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Ismail. 2018. Pengembangan Model Cooperative Personal Social Learning (Copersol) pada Pembelajaran Fikih di Madrasah Tsanawiyah di Kota Semarang. Disertasi. Pembimbing: Prof. Dr. Sri Anitah W., M.Pd. Kopembimbing 1: Prof. Dr. Sunardi, M.Sc. Kopembimbing 2: Dra. Dewi Rochsantiningsih, M.Ed., Ph.D. Program Doktor Ilmu Pendidikan, Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kondisi terkini pelaksanaan pembelajaran Fikih di Madrasah Tsanawiyah di Kota Semarang terkait proses dan hasilnya; (2) mendeskripsikan prosedur dan hasil pengembangan model Copersol beserta kelayakannya pada pembelajaran Fikih di Madrasah Tsanawiyah di Kota Semarang; dan (3) mengetahui keefektifan model Copersol pada pembelajaran Fikih di Madrasah Tsanawiyah di Kota Semarang. Penelitian dilakukan pada 2016 dengan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development). Prosedur pengembangannya yaitu Model ADDIE, terdiri dari (1) Analyze; (2) Design; (3) Develop; (4) Implement; dan (5) Evaluate. Pengumpulan data memanfaatkan teknik dokumentasi, angket, penilaian, wawancara, observasi, dan tes. Teknik analisis datanya yaitu analisis deskriptif. Analisis kelayakan model menggunakan skor kriteria dan analisis tes kompetensi Fikih melalui t-test berbantukan perangkat lunak SPSS Statistics 17.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pada tataran proses, pembelajaran Fikih didominasi teacher-centered dan penerapan metode pembelajaran inovatif belum menjadi kebiasaan. Pada tataran hasil, pencapaian pembelajaran Fikih lebih mengarah ke ranah kognitif; (2) pengembangan model Copersol menghasilkan produk berupa buku panduan model Copersol Fikih Kelas VII MTs untuk guru dan siswa. Di dalamnya, tujuan pembelajaran sudah diarahkan pada penguasaan untuk ranah afektif, kognitif, dan psikomotor. Setelah divalidasi oleh pakar di bidang metodologi dan materi, hasilnya termasuk pada kategori sangat layak digunakan; dan (3) Model Copersol efektif diterapkan dalam pembelajaran Fikih di Kelas VII Madrasah Tsanawiyah di Kota Semarang berdasarkan hasil uji t (t-test) bahwa ada perbedaan rata-rata nilai tes siswa pada ranah afektif, kognitif, dan psikomotor antara sebelum dan setelah penerapan model tersebut. Hal ini bisa dilihat dari nilai t hitung pada uji peningkatan kompetensi pada kelas terbatas dan luas. Pada kelas terbatas, nilai t hitung > t tabel (5,126 > 1,671) dan pada kelas yang lebih luas, nilai t hitung > t tabel (7,881 > 1,652). Sikap dan keterampilan siswa dalam pembelajaran dengan penerapan copersol juga meningkat. Hal ini ditunjukkan dengan t hitung > t tabel (2,401 > 1,652) untuk peningkatan sikap siswa dan t hitung > t tabel (2,420 > 1,652) untuk peningkatan keterampilan siswa. Kajian ini berimplikasi pada (1) perlunya cakupan tujuan pembelajaran yang menyeluruh; (2) pentingnya pemetaan materi pembelajaran dan kategorisasi tujuan pembelajaran; dan (3) tuntutan bagi pendidik pada segala jenjang pendidikan agar lebih kreatif dan inovatif. Kata kunci: COPERSOL, Fikih, Madrasah Tsanawiyah, Salat

    Item Type: Thesis (PhD)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Pascasarjana
    Pascasarjana > Doktor
    Pascasarjana > Doktor > Ilmu Pendidikan - S3
    Depositing User: Nanda Rahma Ananta
    Date Deposited: 27 Jun 2019 14:24
    Last Modified: 27 Jun 2019 14:24
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/43916

    Actions (login required)

    View Item