EFEKTIVITAS EKSOSOM PLATELET RICH PLASMA TERHADAP MIGRASI DAN PROLIFERASI PADA KULTUR FIBROBLAS YANG DITUAKAN

P, ANGGANA RAFIKA (2019) EFEKTIVITAS EKSOSOM PLATELET RICH PLASMA TERHADAP MIGRASI DAN PROLIFERASI PADA KULTUR FIBROBLAS YANG DITUAKAN. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (643Kb)

    Abstract

    Latar Belakang Senescence atau penuaan pada sel secara in vitro merupakan kondisi penghentian pertumbuhan sel yang terlihat saat proses kultur sel yang terus menerus. Masa replikasi sel yang terbatas pada kultur dapat dipengaruhi oleh faktor genetik dan lingkungan serta sering dipakai sebagai model penuaan pada manusia atau penyembuhan luka yang kronis. Platelet Rich Plasma (PRP) merupakan konsentrasi platelet yang tinggi minimal 1,000,000/L dalam 5 ml volume plasma darah. Eksosom adalah mikro vesikel dengan membran lipid berdiameter 30-100 nm yang merupakan produk metabolik sel serta berperan penting dalam komunikasi antar sel. Eksosom yang didapatkan dari PRP memiliki ekspresi protein dan faktor pertumbuhan seperti bFGF, PDGF-BB, VEGF, dan TFG-β yang lebih tinggi dibandingkan dengan PRP serta micro Ribo Nucleic Acid (miRNA) yang diharapkan akan berguna untuk memperbaiki migrasi dan proliferasi kultur sel fibroblas yang dituakan. Tujuan Untuk mengetahui efektivitas eksosom PRP pada migrasi dan proliferasi kultur sel fibroblas yang dituakan Metode Penelitian Desain penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratoris post test only control group design dengan membandingkan migrasi dan proliferasi fibroblas yang dituakan dan diberi penambahan eksosom PRP 1% dibandingkan dengan PRP 1% dan kontrol negatif dengan DMEM + FBS 1%. Uji migrasi dilakukan menggunakan scratch assay lalu diukur menggunakan software image J, sedangkan proliferasi dihitung menggunakan teknik Dye exclusion test dengan pengecatan Trypan blue lalu dihitung dengan hemositometer. Pengamatan dilakukan selama 48 jam dengan inverted microscope Nikon dan hardware Nikon DS-U3 digital sight camera control unit with software NIS-element F-package Hasil Analisis data migrasi dan proliferasi dilakukan menggunakan SPSS 22 menggunakan uji One way annova untuk data dengan distribusi normal, serta uji Kruskal wallis untuk data dengan distribusi tidak normal. Perbedaan yang signifikan terlihat pada laju migrasi seluruh kelompok eksosom PRP dan PRP saat dibandingkan dengan kelompok kontrol di semua waktu (p<0.05), namun tidak ada perbedaan signifikan antara kelompok eksosom PRP dan PRP pada jam ke 6,12 dan 24 (V6, V12 dan V24) (p>0.05), sedangkan pada jam ke-48 (V48) terdapat perbedaan yang bermakna (p=0.001). Proliferasi pada jam ke 24 (T24) dan 48 (T48) pada seluruh kelompok eksosom PRP dan PRP bermakna secara signifikan dibandingkan dengan kontrol (p<0.05), namun antara kelompok PRP dan PRP tidak bermakna secara signifikan pada jam ke-24 (p=0.05). Proliferasi antara kelompok eksosom PRP dan PRP bermakna secara signifikan pada jam ke 48 (p=0.000). Kesimpulan Seluruh kelompok perlakuan baik eksosom PRP 1% maupun PRP 1% lebih efektif secara signifikan dibandingkan kelompok kontrol terhadap migrasi dan proliferasi kultur sel fibroblas yang dituakan. Eksosom PRP 1% efektif secara signifikan terhadap migrasi dan proliferasi kultur sel fibroblas yang dituakan dibandingkan dengan kelompok PRP 1% dan kontrol pada jam ke 48. Kata kunci: eksosom, fibroblas, migrasi, proliferasi, PRP

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Pascasarjana > Magister
    Depositing User: Nanda Rahma Ananta
    Date Deposited: 27 Jun 2019 14:19
    Last Modified: 27 Jun 2019 14:28
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/43914

    Actions (login required)

    View Item