KAJIAN TINGKAT KEKRITISAN LAHAN DAERAH ALIRAN SUNGAI SETREN KABUPATEN WONOGIRI TAHUN 2018 (Sebagai Suplemen Pengayaan Materi Pembelajaran Geografi Kelas X Kompetensi Dasar 3.5 Menganalisis Dinamika Litosfer Dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Tentang Pemanfaatan Dan Konservasi Tanah)

Mazalena, Rahma Dia (2019) KAJIAN TINGKAT KEKRITISAN LAHAN DAERAH ALIRAN SUNGAI SETREN KABUPATEN WONOGIRI TAHUN 2018 (Sebagai Suplemen Pengayaan Materi Pembelajaran Geografi Kelas X Kompetensi Dasar 3.5 Menganalisis Dinamika Litosfer Dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Tentang Pemanfaatan Dan Konservasi Tanah). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (82Kb)

    Abstract

    Tujuan dari penelitian ini yaitu: (1) Mengetahui tingkat kekritisan lahan di DAS Setren (2) Mengetahui faktor-faktor penyebab kekritisan lahan di DAS Setren (3) Mengetahui arahan konservasi yang sesuai untuk menanggulangi kekritisan lahan di DAS Setren. Penelitian ini menggunakan metode survey. Unit analisis yang digunakan adalah satuan lahan dan satuan lahan kejadian limpasan. Populasi dalam penelitian ini adalah 22 satuan lahan. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh dan purposive sampling. Pengumpulan data penelitian dilakukan melalui observasi lapangan, uji laboratorium, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan yaitu: (1) Skoring dan pengharkatan parameter kekritisan lahan berdasarkan fungsi kawasan, (2) Analisis deskriptif terhadap overlay data spasial kekritisan lahan dengan pendekatan spasial, (3) Pengelompokan arahan konservasi lahan berdasarkan tingkat kekritisan lahan. Hasil penelitian ini adalah (1) Tingkat kekritisan lahan di DAS Setren terdiri dari tidak kritis, potensial kritis, agak kritis, dan kritis. (2) Faktor-faktor penyebab kekritisan lahan di DAS Setren yaitu kemiringan lereng, manajemen pengelolaan lahan, dan erosi. (3) Arahan konservasi lahan yang sesuai yaitu: a) Tidak kritis: hutan produksi terbatas/ hutan rakyat, Agroforestry kebun campur, saluran pengelak, teras gulud, dan teras bangku; b) Potensial kritis: hutan lindung/ suaka alam/ hutan wisata berbasis ekowisata, penanaman vegetasi permanen, pemulsaan, Agroforestry kebun campur, teras gulud, teras bangku, dan rorak; c) Agak kritis: penanaman vegetasi permanen, pengolahan tanah minimum, penanaman vegetasi penutup tanah, pemulsaan, budidaya lorong, Agroforestry kebun campur, saluran pengelak, Saluran Pembuangan Air (SPA), bangunan terjunan, teras gulud, teras bangku, dan rorak; d) Kritis: penanaman vegetasi permanen, barier rumput, pemulsaan, teras gulud, Saluran Pembuangan Air (SPA) dan bangunan terjunan.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Geografi
    Depositing User: Mahayanti Widyaswari Norita
    Date Deposited: 29 May 2019 13:25
    Last Modified: 29 May 2019 13:25
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/43774

    Actions (login required)

    View Item