Analisis pemasaran emping melinjo di kabupaten Sragen

Riastuti, Iryani (2008) Analisis pemasaran emping melinjo di kabupaten Sragen. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (770Kb)

    Abstract

    Pembangunan pertanian pada dasarnya mempunyai tujuan yaitu untuk meningkatkan hasil dan mutu produksi pertanian, memperluas lapangan pekerjaan, meningkatkan taraf hidup petani, meningkatkan devisa negara serta menunjang kegiatan industri. Kegiatan industri di Indonesia telah berkembang di berbagai usaha baik industri skala rumah tangga, industri kecil, dan industri skala besar. Sektor yang sesuai dengan industri tersebut adalah agroindustri, karena didukung oleh sumber daya alam pertanian yang mampu menghasilkan berbagai produk olahan. Menurut Soekartawi (2001), sebagai motor penggerak pembangunan pertanian agroindustri mempunyai peranan penting dalam kegiatan pembangunan daerah, baik dalam sasaran pemerataan pembangunan, pertumbuhan ekonomi maupun stabilitas nasional. Agroindustri terutama usaha skala kecil dan skala rumah tangga menjadi penting dalam perekonomian Indonesia menuju perubahan dari sektor pertanian menuju basis ekonomi non pertanian. Perubahan tersebut berlangsung sejalan dengan semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat pada barang dan jasa, kesempatan kerja, dan penghasilan yang lebih baik serta meningkatnya modal. Agroindustri merupakan suatu sistem pengolahan secara terpadu antara sektor pertanian dengan sektor industri sehingga akan diperoleh nilai tambah dari hasil pertanian tersebut. Menurut Soekaetawi (2001), agroindustri mampu meningkatkan pendapatan para pelaku agribisnis, mampu menyerap tenaga kerja, mampu meningkatkan perolehan devisa, dan mampu mendorong munculnya industri yang lain. Di Kabupaten Sragen terdapat berbagai macam agroindustri di bidang pangan skala rumah tangga diantaranya industri tempe, emping melinjo, makanan dari singkong, tempe kripik, tahu, ampyang jahe, emping garut, dan masih banyak lagi yang dapat dilihat dalam Tabel 1 sebagai berikut : Tabel 1. Unit Usaha Agroindustri di Bidang Pangan Skala Rumah Tangga di Kabupaten Sragen 2007 No. Usaha Agroindustri Jumlah Unit 1. Tempe 542 2. Emping melinjo 345 3. Makanan dari singkong 194 4. Tempe kripik 192 5. Tahu 111 6. Ampyang jahe 95 7. Emping Garut 75 8. Krupuk 69 9. Krupuk Ketan/Beras 56 Sumber : Dinas Perindagkop dan UKM Kabupaten Sragen, 2007 Emping melinjo mempunyai jumlah unit usaha agroindustri di bidang pangan skala rumah tangga urutan kedua di Kabupaten Sragen. Emping melinjo merupakan salah satu produk olahan dari hasil pertanian. Makanan ini adalah sejenis keripik yang dibuat dari buah melinjo yang sudah tua. Emping melinjo merupakan makanan ringan yang dapat dinikmati sebagai camilan. Emping melinjo masih digemari oleh banyak orang dan emping melinjo juga sering disajikan di acara-acara besar seperti pernikahan dan hari raya keagamaan. Proses pengolahannya pada umumnya merupakan proses yang sederhana, selain itu peralatan yang digunakan juga sederhana. Industri emping melinjo di Kabupaten Sragen mampu meningkatkan pendapatan masyarakat setempat. Emping melinjo merupakan makanan yang biasanya tidak dapat memenuhi kebutuhan konsumen secara langsung karena lokasi produksi letaknya berbeda dengan lokasi konsumen, maka pemasaran diperlukan dalam penyampaian produk dari produsen ke konsumen. Dengan pemasaran, selain pendapatan produsen dan lembaga-lembaga atau mata rantai penyaluran produk emping melinjo meningkat juga mampu mencukupi kebutuhan konsumen. Pemasaran adalah semua kegiatan manusia yang dilakukan dalam hubungannya dengan pasar. Pemasaran berarti bekerja dengan pasar guna mewujudkan pertukaran potensial untuk kepentingan memuaskan kebutuhan dan keinginan masyarakat ( Kotler, 1992).

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Depositing User: Ferdintania Wendi
    Date Deposited: 25 Jul 2013 16:01
    Last Modified: 25 Jul 2013 16:01
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/4366

    Actions (login required)

    View Item