KAJIAN KARAKTERISTIK FISIKO SNACK BARS DENGAN BAHAN DASAR TEPUNG TEMPE DAN BUAH NANGKA KERING (CASEIN FREE GLUTEN FREE PROGRAM STUDI TEKNOLOGI HASIL FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK SEBAGAI ALTERNATIF PANGAN CFGF FREE)

AMALIA, RIZKI (2011) KAJIAN KARAKTERISTIK FISIKO SNACK BARS DENGAN BAHAN DASAR TEPUNG TEMPE DAN BUAH NANGKA KERING (CASEIN FREE GLUTEN FREE PROGRAM STUDI TEKNOLOGI HASIL FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK SEBAGAI ALTERNATIF PANGAN CFGF FREE). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (904Kb)

    Abstract

    Diet CFGF (Casein Free Gluten Free) adalah diet yang dilakukan dengan menghilangkan makanan yang mengandung gluten dan kasein dari menu makanan yang dikonsumsi. Diet CFGF banyak diterapkan bagi penderita ASD (Autism Spectrum Disorder) karena penderita ASD tidak bisa mencerna kasein dan gluten dengan sempurna. Sehingga perlu adanya pengolahan bahan pangan untuk menghasilkan makanan yang dapat dijadikan sumber protein bebas gluten dan kasein. Salah satunya yaitu mengolah tempe menjadi tepung tempe kemudian diolah lebih lanjut lagi menjadi snack bars dengan penambahan buah nangka kering untuk meningkatkan cita rasa. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui karakteristik fisikokimia dan organoleptik snack bars dengan bahan dasar tepung tempe dan buah nangka kering dengan tiga variasi perbandingan penggunaan tepung tempe dan buah nangka kering yaitu 40:60, 50:50, dan 60:40. Karekteristik fisikokimia yang diuji meliputi tekstur, kadar air, abu, protein, lemak, karbohidrat, serat pangan, fenol, aktivitas antioksidan dan total kalori. Karakteristik organoleptik yang diuji meliputi warna, aroma, rasa, tekstur dan keseluruhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin banyak penggunaan tepung tempenya maka tekstur snack bars akan semakin kompak (keras) dan kadar abu, protein, lemak, serat pangan, total fenol, aktivitas antioksidan dan total kalorinya semakin meningkat sedangkan kadar air dan kadar karbohidratnya semakin menurun. Sedangkan pada sifat organoleptik, semakin banyak penggunaan tepung tempenya maka warna, aroma, rasa, tekstur dan keseluruhannya semakin tidak disukai. Kata kunci : Buah nangka kering, Diet CFGF, Tepung tempe

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: Q Science > QD Chemistry
    S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian > Ilmu dan Teknologi Pangan
    Depositing User: Ayu Purnama Sari
    Date Deposited: 15 Jul 2013 16:10
    Last Modified: 15 Jul 2013 16:10
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/4363

    Actions (login required)

    View Item