Ekspresi Verbal Individu Berperilaku Latah di Jawa Timur

PAMUNGKAS, SRI (2019) Ekspresi Verbal Individu Berperilaku Latah di Jawa Timur. PhD thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (12Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Sri Pamungkas.T111308001.2019. Ekspresi Verbal Individu Berperilaku Latah di Jawa Timur. Promotor: Prof. Dr. Djatmika, M.A., Prof Dr. Sumarlam, M.S., Prof. Dr. Joko Nurkamto, M.Pd. Disertasi Program Doktor Linguistik Universitas Sebelas Maret Surakarta. Disertasi ini membahas ekspresi verbal individu berperilaku latah di Jawa Timur. Ekspresi verbal yang dimaksud dalam penelitian ini adalah berkaitan dengan respons verbal yang ditunjukkan oleh individu latah atas stimulus yang diterima. Ekspresi verbal yang menjadi fokus penelitian ini terungkapkan dalam keadaaan kesadaran menurun karena terkejut. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengidentifikasi wujud ekspresi verbal pada individu berperilaku latah di Jawa Timur berdasarkan tingkat pendidikan dan jenis kelamin; (2) mengidentifikasi pilihan kata individu berperilaku latah di Jawa Timur berdasarkan tingkat pendidikan dan jenis kelamin; (3) menjelaskan faktor-faktor penyebab individu berperilaku latah di Jawa Timur berdasarkan tingkat pendidikan dan jenis kelamin. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi yang dikembangkan oleh Spradley. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi dan wawancara. Analisis data dalam penelitian ini juga menggunakan analisis empat alur maju, yang meliputi (1) domain analysis;(2) taxonomy analysis; (3) componential analysis, dan (4) cultural values analysis. Penelitian ini menghasilkan beberapa temuan: (1) perilaku latah verbal yang terjadi di Jawa Timur meliputi coprolalia, echolalia, auto echolalia, clutterlalia dan automatic obidience. Keempat bentuk perilaku latah tersebut memunculkan ekspresi verbal berupa kata, frasa, kalimat dan beberapa kalimat. Ekspresi verbal yang merupakan wujud respons, mengandung bentuk-bentuk penyimpangan linguistik, meliputi penyimpangan sintagmatik (syntagmatic error), penyimpangan paradigmatik (paradigmatig error), penyimpangan wacana (discourse error) dan penyimpangan referen (reference error). Selain itu, juga ditemukan perilaku latah nonverbal, yang meliputi echopraxia, automatic obedience gesture, echoacoustik praxia; (2) bentuk-bentuk pilihan kata pada individu berperilaku latah di Jawa Timur teridentifikasi sebagai berikut (a) pilihan leksikon berdasarkan hal di luar konteks pembicaraan yang terbagi atas monoleksikon dan polileksikon; (b) pilihan leksikon berdasarkan leksikon yang terungkapkan sebelumnya; (c) pilihan leksikon berdasarkan getaran sebuah benda; (d) pilihan leksikon berdasarkan perintah;(e) pilihan leksikon berdasarkan referen; (3) Peristiwa yang melatarbelakangi munculnya ekspresi latah verbal adalah sebagai berikut: (a) faktor pemberontakan; (b) adanya tokoh otoriter; (c) faktor lingkungan budaya; (d) mimikri atau peniruan; (e) faktor kecemasan terhadap suatu hal yang ditakuti; (f) mimpi ekstrim. Kata Kunci: ekspresi verbal, penyimpangan linguistik, diksi latah, penyebab latah

    Item Type: Thesis (PhD)
    Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
    Divisions: Pascasarjana > Doktor > Linguistik - S3
    Depositing User: Nisa' Khoirun
    Date Deposited: 09 Apr 2019 18:02
    Last Modified: 09 Apr 2019 18:02
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/43601

    Actions (login required)

    View Item