ANALISIS PRODUKTIVITAS DAN NILAI EKONOMI PENGGUNAAN DINDING BETON RINGAN INTERLOCKING H-BRICK BERBAHAN TAMBAH LIMBAH STYROFOAM KEMASAN MAKANAN DAN FLY ASH

Rahmawati, Maulida (2019) ANALISIS PRODUKTIVITAS DAN NILAI EKONOMI PENGGUNAAN DINDING BETON RINGAN INTERLOCKING H-BRICK BERBAHAN TAMBAH LIMBAH STYROFOAM KEMASAN MAKANAN DAN FLY ASH. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (17Kb)

    Abstract

    Semakin pesatnya pertumbuhan penduduk mengakibatkan tingginya kebutuhan rumah hunian yang berpengaruh pada tingginya kebutuhan material penyusun konstruksi rumah, termasuk material penyusun dinding. Banyaknya limbah yang tidak dapat didaur ulang, timbul sebuah pemikiran untuk memanfaatkan limbah styrofoam kemasan makanan fly ash sebagai bahan tambah pembuatan beton ringan berbentuk h-brick. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perbandingan produktivitas beton ringan interlocking h-brick dengan bata merah dan beton ringan persegi, (2) perbandingan indeks produktivitas pemasangan dinding beton ringan interlocking h-brick dengan bata merah dan beton ringan persegi, dan (3) nilai ekonomi dinding beton ringan interlocking h-brick dengan bahan penyusun limbah styrofoam kemasan makanan dan fly ash. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Beton ringan interlocking h-brick dibuat dengan menambahkan 1% limbah styrofoam kemasan makanan dari berat total agregat dan 10% fly ash dari semen. Benda uji dibuat berbentuk h-brick dengan ukuran 40 cm x 20 cm x 10 cm dan dilakukan pengujian pemasangan dilapangan dengan durasi 10 menit. Pengujian dilakukan dengan membandingkan produktivitas pemasangan dinding beton ringan interlocking h-brick dengan dinding bata merah dan beton ringan persegi. Material bata merah dan beton ringan persegi diperoleh dari pasaran. Berdasarkan hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa, (1) produktivitas tertinggi pada proses pemasangan dinding beton ringan h-brick sebesar 141,68 m²/hari, beton ringan persegi 48,44 m²/hari dan bata merah 18,90 m²/hari, (2) indeks produktivitas pemasangan dinding tertinggi dinding bata merah yaitu 0,055 Orang Hari (OH), indeks produktivitas beton ringan persegi 0,021 OH, sedangkan pemasangan dinding beton ringan h-brick menempati indeks produktivitas terendah yakni 0,007 OH, (3) biaya tukang untuk pemasangan beton ringan h-brick seluas 1 m² adalah Rp. 145.857,80 lebih ekonomis dibandingkan dengan beton ringan persegi Rp. 152.029,64, dan pemasangan dinding bata merah Rp. 154.027,56. Kata kunci: Produktivitas, nilai ekonomi, beton ringan interlocking h-brick, styrofoam, fly ash.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Teknik Bangunan
    Depositing User: Nisa' Khoirun
    Date Deposited: 08 Apr 2019 17:54
    Last Modified: 08 Apr 2019 17:54
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/43578

    Actions (login required)

    View Item