Pengaruh Ekstrak Daun Kenikir (Cosmos caudatus Kunth.) terhadap Histopatologi Otot Jantung Tikus Putih (Rattus norvegicus) Model Diabetes Melitus Tipe II

Hadi K, Taufik Ridwan (2019) Pengaruh Ekstrak Daun Kenikir (Cosmos caudatus Kunth.) terhadap Histopatologi Otot Jantung Tikus Putih (Rattus norvegicus) Model Diabetes Melitus Tipe II. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (4Mb)

    Abstract

    Taufik Ridwan Hadi Kusuma, NIM: G0015222, 2018. Pengaruh Ekstrak Daun Kenikir (Cosmos caudatus Kunth.) Terhadap Histopatologi Otot Jantung Tikus Putih (Rattus norvegicus) Model Diabetes Melitus Tipe II. Skripsi. Fakultas Kedokteran. Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu penyakit tidak menular atau non-communicable diseases (NCDs) yang saat ini menyita banyak perhatian. Berdasarkan WHO tahun 2014, sebanyak 422 juta jiwa di dunia menderita diabetes melitus. Ekstrak daun kenikir (Cosmos caudatus Kunth.) berpotensi sebagai antioksidan yang dapat mengurangi kerusakan oksidatif otot jantung pada diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh ekstrak daun kenikir (Cosmos caudatus Kunth.) terhadap histopatologi otot jantung tikus putih (Rattus norvegicus) model diabetes melitus tipe II. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain eksperimental laboratorik. Subjek penelitian berupa tikus putih jantan, galur Wistar, usia 2-3 bulan, dan berat badan 200-250 gram. Sampel berjumlah 24 ekor tikus putih yang dibagi secara random ke dalam 4 kelompok (KKN, KK-, KP1, dan KP2), masing-masing kelompok terdiri dari 6 ekor. Pengamatan terhadap preparat dilakukan untuk melihat tingkat kerusakan sel otot jantung dengan menggunakan mikroskop cahaya. Data hasil penelitian dianalisis dengan uji One-Way Anova dan dilanjutkan dengan uji Post-Hoc Multiple Comparisons (α= 0,05). Hasil penelitian: Rerata persentase sel otot jantung normal terbanyak terdapat pada KKN dan yang terkecil terdapat pada KK-. Rerata persentase sel otot jantung normal meningkat pada KP1 dan KP2 dibandingkan dengan KK-. Uji One Way Anova menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan di antara empat kelompok perlakuan (p=<0,05). Uji Post-Hoc Multipe Comparisons menunjukkan perbedaan yang signifikan di antara semua pasangan kelompok (p=<0,05), kecuali pasangan kelompok KP1 dan KP2. Simpulan: Ekstrak daun kenikir (Cosmos caudatus Kunth.) dapat memperbaiki gambaran histopatologi otot jantung dengan mengurangi jumlah sel yang rusak pada otot jantung tikus putih (Rattus norvegicus) model diabetes melitus tipe II. Kata Kunci: Ekstrak daun kenikir, jantung, tikus putih, histopatologi otot jantung.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: Mujahidah Showafah
    Date Deposited: 06 Apr 2019 03:36
    Last Modified: 06 Apr 2019 03:36
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/43509

    Actions (login required)

    View Item