Keberadaan Mikovirus RNA yang Terdeteksi Negatif pada Fusarium Isolat Hipovirulen

Chotimah, Chotimah (2019) Keberadaan Mikovirus RNA yang Terdeteksi Negatif pada Fusarium Isolat Hipovirulen. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (113Kb)

    Abstract

    Produksi bahan baku kayu untuk pembuatan kertas belum memenuhi target kapasitas industri. Salah satu penyebabnya adalah serangan patogen saat pembudidayaan yang berdampak pada penurunan hasil kayu. Acacia crassicarpa, sebagai bahan baku kertas, mudah terkena rebah semai yang disebabkan oleh Fusarium. Fitopatogen ini juga menyerang dan menimbulkan layu fusarium pada cabai. Fusarium menjadi salah satu jamur fitopatogen paling berbahaya dan memiliki jangkauan inang yang luas. Mikovirus memiliki potensi menjadi agens pengendalian hayati Fusarium. Oleh karena itu, deteksi Fusarium hipovirulen terinduksi mikovirus perlu dilakukan sebagai langkah awal pemanfaatan mikovirus sebagai agens pengendalian hayati Fusarium di Indonesia. Sebanyak 40 isolat Fusarium dari A. crassicarpa dan buah cabai diseleksi melalui uji virulensi pada apel untuk mendapatkan isolat hipovirulen. Kemudian, 14 isolat hipovirulen tersebut dilakukan visualisasi RNA total untuk mengetahui keberadaan mikovirus RNA. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada RNA mikovirus pada 14 isolat Fusarium hipovirulen. Hipovirulensi 14 isolat Fusarium tersebut kemungkinan tidak disebabkan oleh infeksi mikovirus RNA.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Fakultas Pertanian > Agroteknologi
    Depositing User: Rifqi Imaduddin Irfan
    Date Deposited: 05 Apr 2019 14:38
    Last Modified: 05 Apr 2019 14:38
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/43485

    Actions (login required)

    View Item