DIFUSI INOVASI APLIKASI ANDROID DI KEPOLISIAN (Studi Kasus Penyebaran dan Penerimaan Pesan tentang Pelayanan Kepolisian BerbasisAndroid di Polres Karanganyar)

WIHANSYAH, IBNU (2019) DIFUSI INOVASI APLIKASI ANDROID DI KEPOLISIAN (Studi Kasus Penyebaran dan Penerimaan Pesan tentang Pelayanan Kepolisian BerbasisAndroid di Polres Karanganyar). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (92Kb)

    Abstract

    ABSTRAK IBNU WIHANSYAH. NIM: S231508032. 2019, DIFUSI INOVASI APLIKASI ANDROID DI KEPOLISIAN (Studi Kasus Penyebaran dan Penerimaan Pesan tentang Pelayanan Kepolisian berbasis Androiddi Polres Karanganyar). TESIS. Pembimbing I:Sri Hastjarjo, S.Sos., Ph.D. II: Drs. Y. Slamet, M.Sc., Ph.D. Program Studi Magister Ilmu Komunikasi (Manajemen Komunikasi), Program Pasca Sarjana, Universitas Sebelas Maret. Perkembangan teknologi informasi & komunikasi (TIK) saat ini telah menyentuh di semua kalangan masyarakat. Kebutuhan informasi dan komunikasi yang cepat melalui internet & smartphone mendorong berkembangnya alat komunikasi menjadi semakin kecil yang bisa digunakan kapan saja serta di mana saja. Program Kapolri Jenderal Polisi Drs. Tito Karnavian, M.A., Ph.D. yaitu“PROMOTER” (profesional, modern dan terpercaya) dengan salah satu penjabarannya untuk memodernisasi pelayanan publik yang didukung teknologi sehingga semakin mudah dan cepat diakses oleh masyarakat. Rendahnya aksesibilitas pelayanan Polres Karanganyar mengakibatkan ketidak seragaman kualitas pelayanan yang diterima oleh masyarakat kabupaten karanganyar.Aplikasi Android Polres Karanganyar merupakan aplikasi yang baru, karena belum semua Polres di jajaran Polda Jawa Tengah membuat aplikasi yang berisikan informasi kepolisian seperti aplikasi android Polres Karanganyar. Dari berbagai macam aplikasi yang tersedia baik berbayar maupun gratis di google play store, beberapa aplikasi android telah terbuat namun oleh satuan kerja lebih tinggi. Tujuan penelitian yaitu ingin mengetahui dan menganalisis peran innovator, early adopter, early majority, late majority, laggarddalam proses penyebaran dan penerimaan pesan aplikasi android Polres Karanganyar. Landasan teori mengacu pada teori Difusi Inovasi oleh Everet M. Rogers. Penyebaran dan penerimaan pesan menggunakan teori Logika Desain Pesan oleh Barbara O’Keffe. Penerimaan pesan mengacu pada teori decoding and encodingmessageoleh Stuart Hall. Metode penelitian ini adalah studi kasus tunggal dengan melihat kasus penyebaran dan penerimaan ide-ide inovasi aplikasi android. Teknik pengumpulan data yaitu in deept interview. Teknik purposive sampling serta validitas data dengan cara triangulasi sumber data. Hasil penelitian tentang penyebaran dan penerimaan ide inovasi aplikasi android Polres Karanganyar menunjukkan bahwa keputusan yang diambil di Polres Karanganyar merupakan jenis keputusan penguasa (authority decision). Keputusan diambil oleh satu orang yang memiliki pangkat maupun kekuasaan tertinggi dalam satu system sosial yaitu Kepolisian Resor Karanganyar dengan dipimpin oleh Kepala Kepolisian Resor Karanganyar (Kapolres). Pada sistem sosial yang ada di Polres Karanganyar peran penyuluh atau peran agen perubah tidak diperlukan karena proses pengambilan keputusan yang terdiri dari tahap pengetahuan, tahap persuasi dan tahap pengambilan keputusan telah dilaksanakan oleh innovator. Dengan demikian proses adopsi inovasi lebih cepat terlaksana dan dapat diterima oleh khalayak yang berada di sistem sosial Polres Karanganyar. Kata Kunci: Android, Difusi Inovasi, Polres Karanganyar. vi ABSTRACT IBNU WIHANSYAH. NIM: S231508032. 2019, INNOVATION DIFFUSION OF POLICE ANDROID APPLICATION (Case Study of Dissemination and Receivement Messages about Android-based Police Services at Karanganyar Resort Police). THESIS. Guiding Lecturer I:Sri Hastjarjo, S.Sos., Ph.D. II: Drs. Y. Slamet, M.Sc., Ph.D. Magister Study Program of Communication Science (Communication Management), Post Graduate Program, Sebelas Maret University. Nowdays, the development of information & communication technology (ICT) has been touched all over society circle. The requirement of fast information and communication through the internet & smartphones stimulate the development of smaller communication devices that can be used anytime and anywhere. Indonesia State Chief Police, General Police Drs. Tito Karnavian, M.A., Ph.D. program’s named "PROMOTER" (professional, modern and trustworthy) with one of its description to modernize public services supported by technology that easy and fast to be accessed by society. The low accessibility service of the Karanganyar Resort Police has resulted various quality services received by the Karanganyar people/ society. The Karanganyar Resort Police Android application is a new application, because not all Police station/ resort police in the Central Java Regional Police have made application containing police information such as the Karanganyar Resort Police android application. From various applications that available both paid and free on the google play store there are some android applications which have been made but it’s from higher work unit. The purpose of the research is to know and analyze the role of innovators, early adopters, early majority, late majority, laggard in the process of disseminating and receiving messages from the Karanganyar Resort Police android application. The foundation of the theory refers to the theory Everet M. Rogers, diffusion of innovation. Dissemination and recievement message use Message Design Logic theory by Barbara O’Keffe. The message reception refers to the theory of decoding and encoding message by Stuart Hall. The method of this research is a single case study by looking at cases of the dissemination and recievement of innovative ideas on android applications. Data collection techniques are in deept interview. Purposive sampling technique and data validity by triangulation of data sources. The results of this research show that the decisions taken at Karanganyar Resort Police are authority decision. The decision was taken by one person who had the highest authority in that social system, the chief of Karanganyar Resort Police (Kapolres). From social system in the Karanganyar Resort Police the role of the instructor or the role of the change agent is not needed because the decision-making process which consists of the knowledge stage, the persuasion stage and the decision-making stage has been carried out by the innovator. Therefore, innovation adoption process is faster implemented and can be accepted by audiences in the Karanganyar Resort Police social system. Keywords: Android, Innovation Diffusion, Karanganyar Regional Police.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    Divisions: Pascasarjana
    Depositing User: Aren Dwipa
    Date Deposited: 28 Mar 2019 13:34
    Last Modified: 28 Mar 2019 13:34
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/43465

    Actions (login required)

    View Item