persepsi pemangku kebijakan atas implementasi konsep green home ditinjau dari aspek konservasi air pada peraturan daerah tentang pendirian bangunan rumah tinggal di indonesia

RAHMA, MIDIA (2019) persepsi pemangku kebijakan atas implementasi konsep green home ditinjau dari aspek konservasi air pada peraturan daerah tentang pendirian bangunan rumah tinggal di indonesia. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (182Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Midia Rahma. K1514046. PERSEPSI PEMANGKU KEBIJAKAN ATAS IMPLEMENTASI KONSEP GREEN HOME DITINJAU DARI ASPEK KONSERVASI AIR PADA PERATURAN DAERAH TENTANG PENDIRIAN RUMAH TINGGAL DI INDONESIA. Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas sebelas Maret Surakarta, Januari 2019 Mendirikan sebuah gedung/rumah tinggal memerlukan izin dari pemerintah daerah yang disebut IMB (izin mendirikan bangunan). Di setiap wilayah memiliki peraturan yang berbeda dalam mengatur masalah pendirian bangunan yang menyesuaikan dengan kondisi geografisnya. Dalam peraturan tersebut memuat syarat-syarat perencanaan dan perancangan bangunan layak huni, dimana salah satu aspeknya konservasi air. Masyarakat sebagai konsumen dan pelaku pembangunan selayaknya memiliki pengetahuan tentang pendirian rumah tinggal. Untuk itu diperlukan upaya menambah pengetahuan masyarakat terkait perlunya membangun rumah ramah lingkungan atau green home, terutama dalam hal konservasi air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi konsep green home terkait konservasi air pada peraturan daerah tentang pendirian rumah tinggal. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data adalah pemangku kebijakan dari Dinas Cipta Karya, Dinas Lingkungan Hidup dan Developer tiga Kota yaitu DKI Jakarta, Bandung dan Surakarta. Waktu pelaksanaan penelitian mulai Agustus sampai Oktober 2018. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, narasumber diambil dari instansi pemerintah masing-masing berjumlah satu sampai tiga narasumber. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, kuisioner, dokumen dan observasi. Validitas menggunakan triangulasi data. Analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemerintah hanya terfokus kepada implementasi konsep green building pada bangunan gedung, belum merambah kedalam lingkup rumah tinggal. Perlunya meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat tentang konsep green home. Sangat direkomendasikan konsep green home terkait aspek konservasi air disisipkan kedalam bahan ajar mata kuliah teknik lingkungan di institusi pendidikan tingkat tinggi, sebagai salah satu wujud upaya sosialisasi. Kata kunci: peraturan daerah, pemangku kebijakan, green home, konservasi air, ABSTRACT Midia Rahma. K1514046. THE STAKEHOLDERS’ PERCEPTIONS TOWARD GREEN HOME CONCEPT IMPLEMENTATION BASED ON WATER CONSERVATION ASPECT IN REGIONAL GOVERNMENT REGULATION CONCERNING RESIDENTIAL BUILDING IN INDONESIA. Thesis, Surakarta: Faculty of Teacher Training and Education of Universitas Sebelas Maret, January 2019. To construct a building/residence, it requires permits of regional government known as construction permits (IMB). Each region has different regulation in terms of regulating building construction depending on its geographical condition. The regulation covers lifetable building planning and designing requirements, including water conservation aspect. People as the consumers and construction actors had better have a knowledge regarding residence building. Therefore, it is necessary to broaden people’s knowledge in terms of the importance of building an eco-friendly home or “green home”, especially related to water conservation. The research aimed to identify green home concept implementation related to water conservation in regional government regulation concerning residential building. The research belongs to a qualitative research by case study approach. Data sources were the stakeholders of the Dinas Cipta Karya, Dinas Lingkungan Hidup, and developers of three cities which were DKI Jakarta, Bandung, and Surakarta. The research was conducted starting from August to October 2018. This sampling technique used was purposive sampling. About one to three informants were gathered from each government institution. The techniques to collect data were interviews, questionnaires, document study, and observation. Data triangulation was employed for validity testing. Data analysis used was interactive analysis. According to the results, it can be concluded that the government merely focused on the implementation of green building concept on building construction, which does not include the residential construction. It is necessary to broaden people’s knowledge about the concept of a green home. It is highly recommended that the green home concept related to water conservation is included in learning material of environmental engineering subject in the higher education institution as one of the effort manifestations. Keywords: regional government regulation, stakeholder, green home, water conservation

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Teknik Bangunan
    Depositing User: Ferina Umu Salamah
    Date Deposited: 27 Mar 2019 11:31
    Last Modified: 28 Mar 2019 12:25
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/43430

    Actions (login required)

    View Item