Pengaruh Ekstrak Biji Kelor (Moringa oleifera, Lam.) terhadap Ekspresi Interleukin-6 pada Jaringan Hepar Tikus Wistar (Rattus norvegicus) Model Diet Tinggi Lemak Tinggi Fruktosa

A, SILVIA HANDIKA (2019) Pengaruh Ekstrak Biji Kelor (Moringa oleifera, Lam.) terhadap Ekspresi Interleukin-6 pada Jaringan Hepar Tikus Wistar (Rattus norvegicus) Model Diet Tinggi Lemak Tinggi Fruktosa. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (278Kb)

    Abstract

    Pendahuluan : Diet tinggi lemak tinggi fruktosa berkaitan dengan inflamasi kronis akibat peningkatan radikal bebas yang berdampak meningkatkan ekspresi IL-6 pada jaringan hepar. Ekspresi IL-6 yang tinggi merupakan indikator prognostik risiko sindrom metabolik dan gangguan kardiovaskular. Biji kelor mengandung senyawa metabolit sekunder yang kaya antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek ekstrak etanolik biji kelor terhadap ekspresi IL-6 pada jaringan hepar tikus putih (Rattus norvegicus) model diet tinggi lemak tinggi fruktosa. Metode : Penelitian eksperimental laboratorik dengan metode posttest only with control group design. Penelitian dilakukan di Laboratorium Pusat Studi Pangan dan Gizi UGM dan di Laboratorium Patologi Anatomi FK UNS. Sampel penelitian adalah 28 ekor tikus putih Wistar jantan yang dibagi ke dalam 4 kelompok yaitu KI diberi pakan standar, KII diberi pakan tinggi lemak tinggi fruktosa tanpa ekstrak biji kelor, KIII diberi pakan tinggi lemak tinggi fruktosa dan ekstrak biji kelor dosis 1 (150 mg/kgBB), KIV diberi pakan tinggi lemak tinggi fruktosa dan ekstrak biji kelor dosis 2 (200 mg/kgBB). Variabel terikat dari penelitian ini adalah ekspresi IL-6 pada jaringan hepar sedangkan variabel bebas adalah ekstrak etanolik biji kelor. Ekspresi IL-6 diukur dengan intensity distribution score. Ekspresi IL-6 pada jaringan hepar dianalisis menggunakan uji Kruskall Wallis dan posthoc Mann-Whitney. Hasil : Hasil uji Kruskall Wallis menunjukkan ekspresi IL-6 yang berbeda bermakna antar kelompok (p < 0,05). Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan ekspresi IL-6 yang berbeda bermakna tiap antar kelompok (p < 0,05) kecuali antara KIII dan KIV. Kesimpulan : Pemberian ekstrak etanolik biji kelor dengan dosis 150 mg/kgBb dan 200 mg/kgBb berpotensi menurunkan ekspresi IL-6 pada jaringan hepar tikus putih (Rattus norvegicus) model diet tinggi lemak tinggi fruktosa secara bermakna. Kata Kunci : Ekstrak Biji Kelor (Moringa oleifera, Lam.), ekspresi IL-6 pada jaringan hepar, diet tinggi lemak, diet tinggi fruktosa.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: Aren Dwipa
    Date Deposited: 04 Mar 2019 14:30
    Last Modified: 04 Mar 2019 14:30
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/43396

    Actions (login required)

    View Item