EKSPERIMENTASI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) DAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VII SMP DI KABUPATEN CILACAP TAHUN PEMBELAJARAN 2010/2011

-, NARJO (2011) EKSPERIMENTASI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) DAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VII SMP DI KABUPATEN CILACAP TAHUN PEMBELAJARAN 2010/2011. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (862Kb)

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Manakah yang menghasilkan prestasi belajar matematika lebih baik antara peserta didik yang menggunakan pembelajaran kooperatif tipe STAD , pembelajaran kooperatif tipe TAI, dan pembelajaran konvensional. (2) Manakah yang menghasilkan prestasi belajar matematika lebih baik antara peserta didik yang mempunyai motivasi belajar tinggi , sedang dan rendah. (3) Manakah yang memberikan prestasi belajar matematika lebih baik antara peserta didik yang menggunakan pembelajaran kooperatif tipe STAD, pembelajaran kooperatif tipe TAI, dan pembelajaran konvensional pada peserta didik yang mempunyai motivasi belajar tinggi, sedang dan rendah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII di SMP Negeri kabupaten Cilacap semester 1 tahun pelajaran 2010/2011 dengan mengelompokkan menjadi tiga kelompok yaitu sekolah kelompok tinggi, sedang, dan rendah. Dasar pengelompokkan adalah peringkat nilai ujian nasional kabupaten Cilacap tahun 2010. Pengambilan sampel dilakukan secara stratified cluster ramdom sampling. Sekolah yang menjadi sampel adalah SMP Negeri 6 Cilacap, SMP Negeri 7 Cilacap, SMP Negeri 1 Jeruklegi dan masing-masing sekolah diambil dua kelas sebagai kelas eksperimen dan satu kelas sebagai kelas kontrol. Banyaknya peserta didik pada kelas model pembelajaran kooperatif tipe STAD adalah 107 peserta didik, kelas model pembelajaran kooperatif tipe TAI adalah 103 peserta didik, dan kelas pembelajaran konvensional adalah 108 peserta didik. Uji coba insntrumen dilakukan di SMP negeri 5 Cilacap (kelas yang digunakan di luar sampel yang digunakan dalam penelitian). Teknik pengambilan data dilakukan dengan model dokumentasi, angket, dan tes. Metode dokumentasi diterapkan untuk mengetahui data nilai ulangan tengah semester 1 mata pelajaran matematika, yang selanjutnya digunakan untuk uji keseimbangan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Metode angket digunakan untuk mengetahui kategori motivasi belajar peserta didik, yang kemudian dikelompokkan kategori motivasi belajar menjadi tiga kelompok yaitu motivasi belajar matematika tinggi, sedang, dan rendah. Instrumen tes diterapkan untuk mengetahui prestasi belajar matematika pada materi bentuk aljabar, PLSV, dan PtLSV. Teknik analisis data menggunakan analisis variansi dua jalan 3 x 3 dengan sel tak sama dan taraf signifikansi 0,05. Sebelum dilakukan analisis variansi, terlebih dahulu dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas. Uji normalitas dengan rumus Lilliefors diperoleh hasil semua sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal. Uji homogenitas variansi dengan uji Bartlett diperoleh hasil kedua kelompok populasi variansinya homogen. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Prestasi belajar matematika pada pembelajaran kooperatif tipe STAD sama baiknya dengan prestasi belajar matematika pada pembelajaran kooperatif tipe TAI, prestasi belajar matematika pada pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih baik daripada prestasi belajar matematika pada pembelajaran konvensional, dan prestasi belajar matematika pada pembelajaran kooperatif tipe TAI sama baiknya dengan prestasi belajar matematika pada pembelajaran konvensional. (2) Prestasi belajar matematika pada motivasi belajar tinggi lebih baik daripada prestasi belajar matematika motivasi belajar sedang, prestasi belajar matematika pada motivasi belajar tinggi lebih baik daripada prestasi belajar matematika pada motivasi belajar rendah, dan prestasi belajar matematika pada motivasi belajar sedang samabaiknya dengan prestasi belajar matematika pada motivasi belajar rendah. (3) Model pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih baik dari pada pembelajaran konvensional, model pembelajaran kooperatif tipe STAD sama baiknya dengan model pembelajaran kooperatif tipe TAI dan model pembelajaran kooperatif tipe TAI sama baiknya dengan pembelajaran konvensional, baik secara umum maupun kalau ditinjau dari masing-masing kategori motivasi belajar peserta didik. Kata kunci : Pembelajaran kooperatif tipe STAD, tipe TAI dan motivasi belajar

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: Q Science > QA Mathematics
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Pendidikan Matematika - S2
    Depositing User: Ayu Purnama Sari
    Date Deposited: 15 Jul 2013 15:59
    Last Modified: 15 Jul 2013 15:59
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/4337

    Actions (login required)

    View Item