KARAKTERISTIK GENTENG KOMPOSIT POLIMER ANYAMAN BAMBU IJUK SEBAGAI MATERIAL PENUTUP ATAP RAMAH LINGKUNGAN (SEBAGAI SUPLEMEN MATA KULIAH ILMU BAHAN BANGUNAN)

S, IMAM FAHMI DIAN (2019) KARAKTERISTIK GENTENG KOMPOSIT POLIMER ANYAMAN BAMBU IJUK SEBAGAI MATERIAL PENUTUP ATAP RAMAH LINGKUNGAN (SEBAGAI SUPLEMEN MATA KULIAH ILMU BAHAN BANGUNAN). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (243Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Imam Fahmi Dian Sukma. KARAKTERISTIK GENTENG KOMPOSIT POLIMER ANYAMAN BAMBU IJUK SEBAGAI MATERIAL PENUTUP ATAP RAMAH LINGKUNGAN (SEBAGAI SUPLEMEN MATA KULIAH ILMU BAHAN BANGUNAN). Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Desember 2018. Semakin pesatnya pembangunan dan teknologi yang ada, manusia dituntut untuk terus mengupayakan berbagai macam inovasi, salah satunya dalam bidang konstruksi bangunan. Atap merupakan salah satu komponen yang penting dalam bangunan. Salah satu inovasi untuk penutup atap adalah dengan genteng komposit polimer. Genteng komposit polimer dalam penelitian ini terbuat dari bambu, serat ijuk dan resin 157 BQTN serta katalis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pengaruh panjang serat ijuk dan konsentrasi katalis terhadap kuat lentur pada genteng dengan material komposit. (2) Pengaruh panjang serat ijuk dan konsentrasi katalis terhadap penyerapan air pada genteng dengan material komposit. (3) Kuat lentur maksimal yang dihasilkan oleh panjang serat ijuk optimal dan konsentrasi katalis optimal pada genteng dengan material komposit. (4) Porositas minimal yang dihasilkan oleh panjang serat ijuk optimal dan konsentrasi katalis optimal pada genteng dengan material komposit. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dan analisis datanya menggunakan regresi linear berganda. Variasi dalam penelitian ini adalah panjang serat ijuk 5 cm, 15 cm, dan 30 cm serta variasi konsentrasi katalis terhadap volume resin 3%, 5%, dan 7%. Benda uji untuk kuat lentur dan penyerapan air (porositas) berukuran 200x300x3 mm dengan jumlah 36 sampel untuk masing-masing pengujian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; (1) Semakin panjang serat ijuk, kuat lentur genteng komposit semakin besar dan semakin banyak konsentrasi katalis, kuat lentur genteng komposit juga semakin besar namun kuat lenturnya mengalami penurunan pada konsentrasi katalis 7% (2) Tidak ada pengaruh variasi panjang serat ijuk dan konsentrasi penggunaan katalis terhadap porositas genteng komposit polimer (3) Kuat tekan optimal dihasilkan secara optimal pada variasi panjang serat ijuk 30 cm dan konsentrasi katalis 5% sebesar 35,42 MPa (4) Porositas minimal dihasilkan secara optimal pada variasi panjang serat ijuk 30 cm dan konsentrasi katalis 5% sebesar 0,21%. Kata Kunci: Genteng Komposit, Serat Ijuk, Katalis, Kuat Lentur, Porositas.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Teknik Bangunan
    Depositing User: Ferina Umu Salamah
    Date Deposited: 21 Feb 2019 10:54
    Last Modified: 21 Feb 2019 10:54
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/43364

    Actions (login required)

    View Item