Level-level Kognitif dalam Pemecahan Masalah Sistem Persamaan Linear Ditinjau dari Prestasi Belajar Siswa Kelas X SMA N 1 Juwana Pati

YUMNIYATI, KHISNA (2019) Level-level Kognitif dalam Pemecahan Masalah Sistem Persamaan Linear Ditinjau dari Prestasi Belajar Siswa Kelas X SMA N 1 Juwana Pati. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (348Kb)

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan level-level kognitif siswa kelas X SMA Negeri 1 Juwana Pati. Soal yang digunakan adalah soal pemecahan masalah matematika materi sistem persamaan linear tiga variabel. Pada penelitian ini siswa dikelompokkan menjadi 3, yaitu; 1) siswa berprestasi belajar tinggi; 2) siswa berprestasi belajar sedang; 3) siswa berprestasi belajar rendah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, subjek penelitian dipilih secara purposive sampling yaitu 6 siswa kelas X MIPA 7 dengan subjek masing-masing terdiri dari dua siswa yang berprestasi belajar tinggi, sedang, dan rendah. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara berbasis tugas pemecahan masalah matematika. Validasi data dilakukan dengan triangulasi waktu, data valid dianalisa menurut Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian level kognitif siswa dalam pemecahan masalah matematika materi sistem persamaan linear tiga variabel menunjukkan bahwa; 1) Siswa yang berprestasi belajar tinggi pada level kognisi sudah mampu menguasai masing-masing subtipe dari pengetahuan konseptual dan prosedural, namun untuk pengetahuan faktual subtipe pengetahuan terminologi, siswa belum mampu menguasainya dengan baik. Pada level metakognisi yang terdiri dari pengetahuan strategis dan pengetahuan mengenai tugas kognitif, siswa mampu menguasainya dengan baik. Selanjutnya pada level epistemic cognition, siswa mengalami kelemahan pada tipe keyakinan mengenai pengetahuan; 2) Siswa yang berprestasi belajar sedang pada level kognisi subtipe pengetahuan terminologi, siswa belum mampu membedakan antara pertidaksamaan dan ketaksamaan, serta belum mampu membedakan antara linear dan non linear. Selanjutnya, subtipe pengetahuan detail elemen yang spesifik, siswa belum mampu mencari informasi lain yang dibutuhkan untuk menjawab soal. Pada tipe pengetahuan konseptual, siswa belum mampu menuliskan bentuk umum dari masing-masing persamaan linear, sistem persamaan linear, dan persamaan linear tiga variabel. Pada tipe pengetahuan prosedural, siswa hanya mampu menyelesaikan permasalahan dengan metode gabungan dan eliminasi, untuk metode subtitusi siswa belum mampu menyelesaikannya dengan baik. Pada level metakognisi yang terdiri dari pengetahuan strategis dan pengetahuan mengenai tugas kognitif, siswa mampu menguasai dua pengetahuan tersebut dengan baik. Pada level epistemic cognition, siswa belum mampu menguasai keyakinan pada pengetahuan, sedangkan untuk kriteria mengetahui, siswa C mampu memberikan gambaran untuk metode eliminasi saja, dan siswa D sudah mampu memberikan gambaran soal untuk masing-masing metode dengan baik; 3) Siswa yang berprestasi belajar rendah pada level kognisi subtipe pengetahuan terminologi, belum mampu membedakan antara persamaan, pertidaksamaan, kesamaan, dan ketaksamaan dengan benar. Sama halnya ketika menjelaskan perbedaan antara linear dan non linear, siswa juga belum mampu memberikan jawaban yang benar. Pada subtipe pengetahuan detail elemen yang spesifik, siswa belum mampu menguasai informasi terselubung yang ada pada soal. Pada tipe pengetahuan konseptual, siswa belum mampu membedakan dan menuliskan bentuk umum dari persamaan linear dan sistem persamaan linear serta menuliskan bentuk umumnya. Pada pengetahuan prosedural, siswa hanya mampu menyelesaikannya dengan metode gabungan saja. Selanjutnya, pada level metakognisi yang terdiri dari pengetahuan strategis dan pengetahuan mengenai tugas kognitif, siswa mampu menguasai kedua pengetahuan tersebut dengan baik. Pada level epistemic cognition, siswa hanya mampu mengetahui tentang batas dari pengetahuan, untuk keyakinan pada pengetahuan dan kriteria untuk mengetahui, siswa belum mampu menguasainya dengan baik. Kata kunci: kognisi, metakognisi, epistemic cognition, pemecahan masalah, matematika.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Pascasarjana
    Pascasarjana > Magister > Pendidikan Matematika - S2
    Depositing User: Ferina Umu Salamah
    Date Deposited: 20 Feb 2019 11:57
    Last Modified: 20 Feb 2019 11:57
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/43341

    Actions (login required)

    View Item