CAMPUR KODE DAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL ANAK RANTAU KARYA AHMAD FUADI DAN RELEVANSINYA DALAM PEMBELAJARAN

KUSWANTO, RIYAN TERNA (2019) CAMPUR KODE DAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL ANAK RANTAU KARYA AHMAD FUADI DAN RELEVANSINYA DALAM PEMBELAJARAN. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (182Kb)

    Abstract

    Riyan Terna Kuswanto. 2018. Campur Kode Dan Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Dalam Novel Anak Rantau Karya Ahmad Fuadi Dan Relevansinya Dalam Pembelajaran. Tesis. Pembimbing: Dr. Muhammad Rohmadi, M. Hum. Kopembimbing: Dr. Slamet Supriyadi, M.Pd. Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menjelaskan dan mendeskripsikan wujud campur kode dalam novel Anak Rantau Karya Ahmad Fuadi; 2) Menjelaskan dan mendeskripsikan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya campur kode dalam novel Anak Rantau Karya Ahmad Fuadi; 3) Menjelaskan dan mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Anak Rantau Karya Ahmad Fuadi; 4) Menjelaskan dan mendeskripsikan relevasi campur kode dalam novel Anak Rantau dengan pengajaran bahasa Indonesia di sekolah. Penelitian ini merupakan peneliian kualitatif dengan deskriptif kualitatif. Strategi penelitian menggunakan content analysis. Content analysis dalam peneilitian ini digunakan untuk mengidenifikasi campur kode masyarakat Minang dalam novel Anak Rantau. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Anak Rantau karya Ahmad Fuadi berupa kutipan teks. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak dengan teknik dasar berupa teknik pustaka dan wawancara kemudian dilanjutkan dengan teknik catat. Validitas data yang digunakan menggunakan triangulasi teori dan triangulasi sumber. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah induktif dengan menggunakan prosedur fenomenologis. Campur kode yang terdapat dalam Novel Anak Rantau karya Ahmad Fuadi berupa: 1) penyisipan kata; 2) penyisipan frasa; 3) penyisipan klausa; 4) penyisipan idiom: 5) penyisipan pengulangan kata. Faktor penyebab terjadinya campur kode berupa: 1) tidak ada ungkapan yang tepat; 2) faktor kebiasaan; 3) faktor peranan; 4) adanya keinginan untuk menjelaskan. Karakter yang ada dalam penelitian ini ditemukan nilai pendidikan karakter religius, mandiri, rasa ingin tahu, gemar membaca, cinta tanah air, demokratis. Pembelajaran campur kode dapat diterapkan dalam pembelajaran pembuatan novel sesuai dengan KD 4.2 dan 4.3 di kelas XII. Kata kunci: campur kode, sosiolinguistik, karakter, relevansi, Anak Rantau.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Pascasarjana
    Pascasarjana > Magister > Pendidikan Bahasa Indonesia - S2
    Depositing User: Ferina Umu Salamah
    Date Deposited: 14 Feb 2019 15:39
    Last Modified: 14 Feb 2019 15:39
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/43309

    Actions (login required)

    View Item