Pengaruh Ekstrak Daun Kenikir (Cosmos caudatus Kunth.) Terhadap Histopatologi Pankreas Tikus Putih (Rattus novergicus) Model Diabetes Melitus

Syafii, Muhammad (2019) Pengaruh Ekstrak Daun Kenikir (Cosmos caudatus Kunth.) Terhadap Histopatologi Pankreas Tikus Putih (Rattus novergicus) Model Diabetes Melitus. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (3968Kb)

    Abstract

    Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan salah satu penyebab morbiditas dan mortalitas di berbagai belahan dunia, terutama di negara-negara berkembang. Ekstrak daun kenikir (Cosmos caudatus Kunth.) berpotensi sebagai antioksidan yang dapat mengurangi kerusakan oksidatif pada diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh ekstrak daun kenikir (Cosmos caudatus Kunth.) terhadap histopatologi pankreas tikus putih (Rattus novergicus) model diabetes melitus. Metode Penelitian: Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorik dengan rancangan Post Test Only with Control Group Design. Subjek penelitian berupa tikus putih jantan, galur Wistar, usia 2-3 bulan, dan berat badan 200-250 gram. Sampel berjumlah 24 ekor tikus putih yang dibagi secara random ke dalam 4 kelompok (KKn, KK(-), KP1, dan KP2), masing-masing terdiri dari 6 ekor. Kelompok kontrol normal (KKn) tidak dibuat model diabetes melitus serta tidak diberi ekstrak daun kenikir. Pada KK(-), KP1, dan KP2 dibuat model diabetes melitus melalui induksi streptozotocin dan nicotinamide pada hari ke-8. Ekstrak daun kenikir diberikan kepada KP1 dan KP2 dengan dosis masing-masing 200 mg/kgBB/hari dan 400 mg/kgBB/hari selama 28 hari. Terminasi dilakukan pada hari ke-40, dilanjutkan pengambilan organ pankreas untuk dibuat preparat pengecatan HE. Pengamatan terhadap preparat dilakukan untuk melihat luas pulau Langerhans pankreas dengan menggunakan mikroskop cahaya. Data hasil penelitian dianalisis dengan uji Kruskal Wallis dan dilanjutkan dengan uji Post Hoc Mann Whitney (α= 0,05). Hasil penelitian: Rerata luas pulau Langerhans terbesar terdapat pada KKn dan yang terkecil terdapat pada KK(-). Rerata luas pulau Langerhans meningkat pada KP1 dan KP2 dibandingkan dengan KK(-). Uji Kruskal Wallis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan di antara empat kelompok perlakuan (p=<0,001). Uji Post Hoc Mann Whitney menunjukkan perbedaan yang signifikan di antara semua pasangan kelompok (p=<0,001) kecuali pada KP1 dan KP2 menunjukkan perbedaan yang tidak signifikan dengan nilai p=0,395. Simpulan: Ekstrak daun kenikir (Cosmos caudatus Kunth.) dapat memperbaiki gambaran histopatologi pankreas dengan meningkatkan ukuran luas pulau Langerhans pankreas tikus putih (Rattus novergicus) model diabetes melitus. Kata Kunci: Ekstrak daun kenikir, pankreas, tikus putih, histopatologi pankreas.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: Aren Dwipa
    Date Deposited: 12 Feb 2019 14:10
    Last Modified: 12 Feb 2019 14:10
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/43225

    Actions (login required)

    View Item