Pengaruh Variasi Besar Sudut Kampuh V Tunggal Terhadap Struktur Mikro, Kekerasan, dan Kekuatan Tarik Material Baja SS400Dengan Metode Pengelasan SMAW

ANSHORI, MUHAMMAD FARID (2019) Pengaruh Variasi Besar Sudut Kampuh V Tunggal Terhadap Struktur Mikro, Kekerasan, dan Kekuatan Tarik Material Baja SS400Dengan Metode Pengelasan SMAW. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (460Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Muhammad Farid Anshori. K2513042. PENGARUH VARIASI BESAR SUDUT KAMPUH V TUNGGAL TERHADAP STRUKTUR MIKRO, KEKERASAN, DAN KEKUATAN TARIK MATERIAL BAJA SS400 DENGAN METODE PENGELASAN SMAW. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Kependidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, April 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh besar sudut kampuh terhadap struktur mikro, nilai kekerasan, dan kekuatan tarik pada paduan baja SS400 sebelum (raw material) dan sesudah pengelasan menggunakan metode las Shielded Metal Arc Welding (SMAW). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Teknik analisa data yang digunakan yaitu deskriptif komparatif. Alat yang digunakan untuk uji struktur mikro adalah Olympus Metallurgycal Microscope, uji kekerasan menggunakan Vikers Hardness Tester, dan uji tarik menggunakan universal testing machine. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa hasil uji struktur mikro menunjukkan peningkatan struktur perlit setelah pengelasan. Pada raw material, struktur ferit terlihat merata akan tetapi pada hasil pengelasan menggunakan metode las SMAW dengan sudut kampuh 50o, 60o, dan 70o menunjukkan bahwa ferit berkurang pada masing-masing spesimen, sehingga struktur perlit sangat mendominasi. Nilai kekerasan dan kekuatan tarik pada hasil pengelasan menunjukkan adanya perbedaan tingkat kekerasan dan kekuatan tarik. Spesimen dengan sudut kampuh 70o mempunyai tingkat kekerasan yang lebih tinggi yaitu 276 VHN jika dibandingkan dengan spesimen sudut kampuh 50o sebesar 248 VHN dan 60o sebesar 255 VHN. Spesimen dengan sudut kampuh 70o mempunyai kekuatan tarik yang lebih tinggi yaitu 432,51 MPa jika dibandingkan dengan spesimen sudut kampuh 50o sebesar 407,56 MPa dan 60o sebesar 425,69 MPa. Hasil uji kekuatan tarik pada raw material sebesar 401,94 MPa. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengelasan menggunakan variasi besar sudut kampuh merubah struktur mikro dan berpengaruh pada nilai kekerasan dan kekuatan tarik paduan baja SS400. Kata Kunci: Shielded Metal Arc Welding (SMAW), Baja SS400, struktur mikro, kekerasan, kekuatan tarik.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Teknik Mesin
    Depositing User: Aren Dwipa
    Date Deposited: 12 Feb 2019 14:10
    Last Modified: 12 Feb 2019 14:10
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/43224

    Actions (login required)

    View Item