Penguatan Karakter Pada Anak Yang Berkonflik Dengan Hukum Melalui Program Rehabilitasi Untuk Membentuk Warga Negara Yang Baik (Studi Pada Yayasan Sahabat Kapas)

Rahayu, Sri (2019) Penguatan Karakter Pada Anak Yang Berkonflik Dengan Hukum Melalui Program Rehabilitasi Untuk Membentuk Warga Negara Yang Baik (Studi Pada Yayasan Sahabat Kapas). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (17Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Sri Rahayu. K6414053. PENGUATAN KARAKTER PADA ANAK YANG BERKONFLIK DENGAN HUKUM MELALUI PROGRAM REHABILITASI UNTUK MEMBENTUK WARGA NEGARA YANG BAIK (STUDI PADA YAYASAN SAHABAT KAPAS). Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret, November 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Pentingnya penguatan karakter pada anak yang berkonflik dengan hukum melalui program rehabilitasi oleh Sahabat Kapas; 2) Upaya penguatan karakter pada anak yang berkonflik dengan hukum oleh Sahabat Kapas; 3) Dampak adanya penguatan karakter pada anak yang berkonflik dengan hukum oleh Sahabat Kapas; 4) Kendala yang dihadapi dalam melakukan penguatan karakter pada anak yang berkonflik dengan hukum oleh Sahabat Kapas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode diskriptif. Teknik pengambilan subjek penelitian menggunakan purposive sampling, sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Untuk memperoleh validitas data menggunakan triangulasi data dan metode, sementara teknik analisis data menggunakan analisis data interaktif. Simpulan hasil penelitian: 1) Penguatan karakter pada AKH (Anak yang Berkonflik dengan Hukum) penting dilakukan karena anak membutuhkan pemulihan secara psikologis melihat masih banyak anak yang belum bisa menunjukkan perilaku yang baik meskipun sudah berada di dalam rumah tahanan (rutan), seperti memukuli teman, meminta uang jajan dan masih banyak lagi. Perilaku tersebut disebabkan oleh beberapa faktor seperti: merasa bosan, jauh dari keluarga, dan kondisi psikologis mereka yang masih labil. 2) Upaya penguatan karakter melalui program rehabilitasi dilakukan dengan tiga macam pendampingan yang meliputi; a) pendampingan psikologis (melalui pemberian kesempatan bagi anak untuk menyampaikan keluh kesahnya), b) pendampingan psikososial (melalui penanaman nilai-nilai agar anak bisa bereintegrasi dengan masyarakat saat keluar nanti), c) keterampilan bernilai ekonomis (melalui pembuatan kerajinan tangan dan karya-karya lainnya) dengan menggunakan metode individual serta kelompok. 3) Dampak adanya penguatan karakter pada AKH diantaranya: a) anak lebih terbuka; b) anak lebih percaya diri; c) kreatif; d) sikap terhadap orang lain lebih positif. 4) Kendala yang dihadapi dalam penguatan karakter dikelompokkan menjadi dua, yaitu: a) Kendala internal, diantaranya minimnya SDM dan SOP (Standart Operational Procedure) Pendampingan yang belum optimal; b) Kendala Eksternal, yang meliputi; stigma masyarakat terhadap AKH yang cenderung negatif serta pemulihan perilaku AKH yang masih mengalami kesulitan. Kata Kunci: Karakter, Anak Berkonflik Hukum, Rehabilitasi

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
    Depositing User: Ferina Umu Salamah
    Date Deposited: 08 Feb 2019 10:19
    Last Modified: 08 Feb 2019 10:19
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/43207

    Actions (login required)

    View Item