EKSPERIMENTASI MODEL CONNECTING, ORGANIZING, REFLECTING, EXTENDING (CORE) MELALUI METODE EKSPERIMEN DAN DEMONSTRASI PADA MATERI USAHA DAN ENERGI DITINJAU DARI KETRAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMA

Remaisya, Assitta Muthia (2019) EKSPERIMENTASI MODEL CONNECTING, ORGANIZING, REFLECTING, EXTENDING (CORE) MELALUI METODE EKSPERIMEN DAN DEMONSTRASI PADA MATERI USAHA DAN ENERGI DITINJAU DARI KETRAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (98Kb)

    Abstract

    Assitta Muthia Remaisya. EKSPERIMENTASI MODEL CONNECTING, ORGANIZING, REFLECTING, EXTENDING (CORE) MELALUI METODE EKSPERIMEN DAN DEMONSTRASI PADA MATERI USAHA DAN ENERGI DITINJAU DARI KETRAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMA. Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret, Oktober 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, (1) ada atau tidak adanya perbedaan pengaruh antara penggunaan model Connecting, Organizing, Reflecting, and Extending (CORE) melalui metode eksperimen dan demonstrasi terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa pada materi Usaha dan Energi, (2) ada atau tidak adanya perbedaan pengaruh antara ketrampilan proses sains siswa kategori tinggi dan rendah terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa pada materi Usaha dan Energi, (3) ada atau tidak adanya interaksi antara pengaruh penerapan model CORE dan ketrampilan proses sains siswa terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa pada materi Usaha dan Energi. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain faktorial 2x2. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Gemolong Tahun Ajaran 2017/2018. Sampel diambil dengan teknik cluster random sampling dan sampel yang terpilih yakni kelas X MIA 3 berjumlah 33 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIA 4 berjumlah 33 siswa sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kajian dokumen, teknik tes, dan teknik observasi. Kajian dokumen berupa nilai Ulangan Akhir Semester Ganjil. Teknik tes digunakan untuk memperoleh data kemampuan kognitif Fisika siswa setelah pembelajaran Fisika materi Usaha dan Energi. Teknik observasi digunakan untuk memperoleh data ketrampilan proses sains siswa. Data dianalisis menggunakan anava dua jalan dengan isi sel tak sama. Simpulan dari penelitian ini adalah: (1) ada perbedaan pengaruh antara penggunaan model CORE melalui metode eksperimen dan demonstrasi terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa pada materi Usaha dan Energi (Fobs = 4,813 > Ftabel = F0.05;1;62 = 4,00), (2) ada perbedaan pengaruh antara ketrampilan proses sains siswa kategori tinggi dan rendah terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa pada materi Usaha dan Energi (Fobs = 27,852 > Ftabel = F0.05;1;62 = 4,00), (3) tidak ada interaksi antara pengaruh penggunaan model CORE melalui metode pembelajaran dan ketrampilan proses sains siswa terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa pada materi Usaha dan Energi (Fobs = 0,281 < Ftabel = F0.05;1;62 = 4,00). Kata kunci : Model Connecting, Organizing, Reflecting, and Extending (CORE), metode eksperimen, metode demonstrasi, kemampuan kognitif Fisika, ketrampilan proses sains siswa.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Fisika
    Depositing User: Ferina Umu Salamah
    Date Deposited: 08 Feb 2019 10:16
    Last Modified: 08 Feb 2019 10:16
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/43206

    Actions (login required)

    View Item