INTERNALISASI NILAI NASIONALISME PADA PESERTA DIDIK SEBAGAI UPAYA DERADIKALISASI (Studi pada SMK Negeri Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar)

, SRIYONO (2019) INTERNALISASI NILAI NASIONALISME PADA PESERTA DIDIK SEBAGAI UPAYA DERADIKALISASI (Studi pada SMK Negeri Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (11Kb)

    Abstract

    Sriyono. K6414054. INTERNALISASI NILAI NASIONALISME PADA PESERTA DIDIK SEBAGAI UPAYA DERADIKALISASI (STUDI PADA SMK NEGERI NGARGOYOSO KABUPATEN KARANGANYAR). Skripsi, Surakarta: Fakultas keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret, Oktober 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Pentingnya internalisasi nilai nasionalisme pada peserta didik sebagai upaya deradikalisasi di SMK Negeri Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar, 2) Pelaksanaan internalisasi nilai nasionalisme pada peserta didik sebagai upaya di SMK Negeri Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar, 3) Faktor penghambat dan faktor pendukung dalam pelaksanaan internalisasi nilai nasionalisme pada peserta didik sebagai upaya deradikalisasi di SMK Negeri Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengujian validitas data menggunakan trianggulasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi: Pengumpulan data, reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Simpulan hasil penelitian : 1) Internalisasi nilai nasionalisme pada peserta didik sebagai upaya deradikalisasi di SMK Negeri Ngargoyoso menjadi penting di lakukan karena masih banyak peserta didik yang belum mencerminkan nilai nasionalisme, sekaligus menangkal masuknya ancaman paham yang melemahkan identitas bangsa Indonesia seperti radikalisme yang berbentuk pemikiran maupun tindakan. 2) Internalisasi nilai nasionalisme di SMK Negeri Ngargoyoso terintegrasi melalui mata pelajaran PPKn, budaya sekolah, serta ekstrakurikuler dan program sekolah, berupa: (a) Pramuka, (b) Kerohanian Islam, (c) OSIS, d) Class Meeting, serta e) Parenting School. 3) Faktor penghambat : (a) Semangat dan kepercayaan siswa yang masih kurang, (b) Kreativitas siswa yang kurang, (c) Lingkungan siswa yang tidak sesuai dengan nilai, d) Media sosial yang membuat peserta didik menjadi anti sosial dan acuh. Sedangkan faktor pendukung : (a) Semangat, motivasi dan keteladanan nilai nasionalisme dari guru, (b) Peran aktif siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler, (c) Dukungan Stakeholder, (d) Dukungan moril dan materil wali murid melalui paguyuban orang tua dan guru. Penelitian ini relevan dengan materi PPKn tentang integrasi nasional sebagai upaya persatuan bangsa.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: J Political Science > JF Political institutions (General)
    L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
    Depositing User: Aren Dwipa
    Date Deposited: 16 Jan 2019 15:29
    Last Modified: 16 Jan 2019 15:29
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/43146

    Actions (login required)

    View Item