Strategi Pemenuhan Hak Warga Negara Menyampaikan Pendapat dalam Rangka Digital Citizenship (Studi pada Unit Layanan Aduan Surakarta)

Mawarti, Lestyo (2019) Strategi Pemenuhan Hak Warga Negara Menyampaikan Pendapat dalam Rangka Digital Citizenship (Studi pada Unit Layanan Aduan Surakarta). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (90Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Lestyo Mawarti. K6414035. STRATEGI PEMENUHAN HAK WARGA NEGARA MENYAMPAIKAN PENDAPAT DALAM RANGKA DIGITAL CITIZENSHIP (STUDI PADA UNIT LAYANAN ADUAN SURAKARTA). Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Agustus 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Partisipasi warga negara dalam menyampaikan aduan melalui ULAS (Unit Layanan Aduan Surakarta); 2)Strategi pemenuhan hak warga negara menyampaikan pendapat dalam rangka digital citizenship melalui ULAS (Unit Layanan Aduan Surakarta); 3) Hambatan pemenuhan hak warga negara menyampaikan pendapat dalam rangka digital citizenship melalui ULAS (Unit Layanan Aduan Surakarta). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan pendekatan penelitian deskriptif. Teknik penelitian yang digunakan adalah purposive dan snowball sampling. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Pengujian validitas data menggunakan triangulasi data dan metode. Analisis data menggunakan model analisis interaktif. Hasil dari penelitian ini meliputi: 1) ULAS (Unit Layanan Aduan Surakarta) sebagai wadah masyarakat Kota Surakarta untuk ikut berpartisipasi dalam memberikan aduan pelayanan publik. Secara kuantitas, masyarakat yang berpartisipasi melalui ULAS (Unit Layanan Aduan Surakarta) semakin meningkat. Namun, secara kualitas masih terdapat masyarakat yang kurang memiliki tanggung jawab dalam penggunakan media digital, sehingga mempengaruhi efisiensi dan efektivitas ULAS; 2) Strategi pemenuhan hak menyampaikan pendapat dalam rangka digital citizenship oleh ULAS (Unit Layanan Aduan Surakarta) meliputi: a)penyediaan website, yang dilengkapi dengan penyediaan admin di setiap OPD (Organisasi Perangkat Daerah); b) sosialisasi, untuk memberitahu masyarakat mengenai ULAS; c)adanya fasilitasi kelurahan, dengan menyediakan admin di setiap kelurahan; d) tersedianya formulir elektronik bagi pengadu setiap akan menyampaikan aduan; e) penutupan aduan, oleh super admin untuk aduan yang kurang jelas. Strategi yang dilaksanakan sudah mewujudkan hak masyarakat dalam berpartisipasi menyampaikan pendapat menggunakan media digital. Namun masih perlu peningkatan dalam pembentukan tanggung jawab masyarakat ketika agar lebih efetif dan efisien; 3) Hambatan pemenuhan hak menyampaikan pendapat yang dilaksanakan oleh ULAS (Unit Layanan Aduan Surakarta) meliputi: a) hambatan internal yaitu masih terdapat sistem manual pada sistem digital, sehingga super admin meneliti aduan dengan jeli setiap hari untuk meminimalisir kesalahan dalam penutupan aduan dan masih adanya admin OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang belum fasih menggunakan teknologi, sehingga dilaksanakannya evaluasi triwulan bagi para admin; b) hambatan eksternal meliputi terbatasnya anggaran dan terhentinya sosialisasi, sehingga sosialisasi dilaksanakan dengan hanya mengundang tokoh yang dekat dengan masyarakat agar dapat menyampaikan kembali kepada masyarakat yang lain serta menyisipkan materi mengenai ULAS (Unit Layanan Aduan Surakarta) di setiap kegiatan instansi pemerintah. Kata kunci: Strategi, digital citizenship, partisipasi

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: J Political Science > J General legislative and executive papers
    L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
    Depositing User: Aren Dwipa
    Date Deposited: 16 Jan 2019 15:11
    Last Modified: 16 Jan 2019 15:11
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/43135

    Actions (login required)

    View Item