Analisis Strukturasi Giddens Dalam Program Sekolah Siaga Bencana (SSB) di SMA Negeri 1 Karanganom

Hapsari, Yuanita Dwi (2018) Analisis Strukturasi Giddens Dalam Program Sekolah Siaga Bencana (SSB) di SMA Negeri 1 Karanganom. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1038Kb)

    Abstract

    Yuanita Dwi Hapsari. K8414060. Analisis Strukturasi Giddens dalam Program Sekolah Siaga Becana di SMA Negeri 1 Karanganom. Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Oktober 2018 Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) peran warga sekolah dan lembaga yang terkait sebagai agen dalam pelaksanaan program sekolah siaga bencana yang ada di SMA Negeri 1 Karanganom. (2) hubungan dualitas antar struktur dan agen yang membentuk kesiapsiagaan bencana alam di SMA Negeri 1 Karanganom. Penelitian ini merupakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data berasal observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan yang digunakan sebagai sumber data utama yaitu Kepala Sekolah, Guru, Peserta didik, dan BPBD Kabupaten Klaten. Teknik pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling. Teknik uji validitas data yang digunakan berupa trianggulasi sumber. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari tiga tahap yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesismpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Dalam pelaksanaan program sekolah siaga bencana dibutuhkan peran warga sekolah dan lembaga terkait. BPBD selaku lembaga yang menggagas program sekolah siaga bencana memiliki peran sebagai fasilitator telah melakukan serangkaian pelatihan dan pendampingan kepada pihak sekolah. Namun kegiatan tersebut hanya dilakukan sebelum sekolah dikukuhkan menjadi sekolah siaga bencana. Selain itu monitoring dan evaluasi tidak dilakukan secara baik, sehingga muncul kesan dari BPBD lepas begitu saja. Di sisi lain, pelaksanaan program sekolah siaga bencana juga membutuhkan peran warga sekolah sebagai pelaksana lapangan. Akan tetapi respon pihak sekolah belum menganggap penting program tersebut diterapkan secara berkelanjutan, sehingga apa yang sudah diperoleh selama masa pelatihan dan pendampingan tidak dilaksanakan secara continue. Jadi dapat dikatakan bahwa peran warga sekolah dan lembaga terkait sebagai agen dalam pelaksanaan program sekolah siaga bencana di SMA Negeri 1 Karanganom belum optimal. (2) Penelitian ini berhasil membuktikan apa yang dikatakan Giddens menganai struktur dan agen yang memiliki hubungan dualitas. Struktur dan agen merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Dalam proses produksi dan reproduksi struktur sosial dibutuhkan peranan yang baik dari agen yang mempunyai andil yang cukup besar. Kaitannya dengan penelitian ini bahwa program sekolah siaga bencana di SMA Negeri 1 Karanganom belum berjalan secara berkelanjutan dikarenakan belum optimalnya peran dari agen yang terlibat dalam program tersebut. Peranan yang baik dari masing masing agenlah yang menjadi kunci berhasilnya suatu program. Kata Kunci : sekolah siaga bencana, SMA Negeri 1 Karanganom, dualitas struktur, agensi Giddens

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Sosiologi Antropologi
    Depositing User: Ferina Umu Salamah
    Date Deposited: 09 Jan 2019 15:04
    Last Modified: 23 Jan 2019 16:35
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/43098

    Actions (login required)

    View Item