Analisis stabilitas statik dan stabilitas dinamik menggunakan parameter safety evaluation earthquake (SEE) pada bendungan urugan zonal inti tegak

Dewi, Rahma Kusuma (2019) Analisis stabilitas statik dan stabilitas dinamik menggunakan parameter safety evaluation earthquake (SEE) pada bendungan urugan zonal inti tegak. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (840Kb)

    Abstract

    Indonesia merupakan salah satu negara dengan dengan tingkat intensitas kegempaan yang cukup tinggi, terlihat dari lokasinya yang berdekatan dengan sumber-sumber gempa diantaranya, zona subduksi, sesar (fault) yang aktif, dan cinicin api pasifik (gunung berapi) yang tersebar di sepanjang negara kepulauan ini. Diantara beberapa pulau di Indonesia, Pulau Jawa menjadi salah satu pulau dengan aktivitas seismik yang tinggi. Pulau dengan jumlah penduduk paling banyak, sebagai pusat pemerintahan dan kegiatan industri menjadikan Jawa mempunyai tingkat resiko kerusakan bangunan dan infrastruktur yang cukup tinggi. Salah satu bangunan yang mempunyai tingkat resiko tinggi adalah bendungan urugan. Penelitian ini menganalisis stabilitas pada salah satu bendungan besar Indonesia yaitu Bendungan Kedung Ombo Bendungan ini terletak di perbatasan 3 kabupaten besar yaitu Kabupaten Grobogan, Boyolali dan Sragen. Bendungan ini dibangun pada tahun 1976 sampai 1985, dengan tinggi 60 m. Mengingat usia bendungan yang mencapai 30 tahun serta potensi gempa yang cukup tinggi, maka perlu adanya evaluasi terbaru mengenai stabilitas Bendungan Kedung Ombo. Analisis ini menggunakan 2 metode yaitu statik (tanpa beban gempa) dan dinamik dengan menggunakan parameter beban gempa safety evaluation earthquake (SEE), yaitu gempa maksimum yang mungin terjadi, yang memberikan pengaruh terhadap bendungan tanpa terjadi keruntuhan. Gempa SEE dinyatakan sebagai gempa dengan periode ulang 10.000 tahun apabila dihitung dengan cara PSHA. Hasil analisis stabilitas statik adalah nilai safety factor pada lereng hulu dan hilir bendungan, sedangkan hasil analisis dinamik berupa nilai displacement yang terjadi pada tubuh bendungan akibat beban gempa. Beban gempa yang di-input dalam bendungan merupakan hasil dari analisis resiko gempa atau sering disebut dengan Probabilistic Seismic Hazard Analysis (PSHA) dengan bantuan software R-Crisis 2018. Hasil analisis PSHA menunujukkan nilai percepatan tanah maksimum, hasil deagregasi dan pemilihan ground motion di lokasi tinjuan.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > Teknik Sipil
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 02 Jan 2019 14:43
    Last Modified: 02 Jan 2019 14:43
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/43062

    Actions (login required)

    View Item