ANALISIS KINERJA (PERFORMANCE) PERBANKAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP KESULITAN KEUANGAN (FINANCIAL DISTRESS) PERBANKAN DI INDONESIA TAHUN 2007-2009

Fauzi, Muhammad (2011) ANALISIS KINERJA (PERFORMANCE) PERBANKAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP KESULITAN KEUANGAN (FINANCIAL DISTRESS) PERBANKAN DI INDONESIA TAHUN 2007-2009. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Accepted Version
Download (996Kb)

    Abstract

    Analisis kesulitan keuangan merupakan salah satu prediksi yang sangat penting dalam menentukan sehat tidaknya keuangan di suatu lembaga keuangan, terlebih pada perbankan yang merupakan urat nadi perekonomian di Indonesia. Kebijakan ini erat kaitannya dengan mampu atau tidaknya lembaga keuangan (perbankan) mengatur keuangan dan pertumbuhan perusahaan. Seiring dengan krisis multi dimensi yang melanda Indonesia, banyak masalah dan penderitaan yang dialami bangsa ini. Yang termasuk menonjol adalah dalam aspek ekonomi, yakni terpuruknya kegiatan ekonomi karena semakin banyak perusahaan yang bangkrut, perbankan yang dilikuidasi dan meningkatnya jumlah tenaga kerja yang menganggur. Informasi tentang posisi keuangan perusahaan, kinerja perusahaan, aliran kas perusahaan, dan informasi lain yang berkaitan dengan laporan keuangan dapat diperoleh dari laporan keuangan perusahaan. Untuk memahami informasi tentang laporan keuangan, analisis laporan keuangan sangat dibutuhkan (Gibson dan Boyer, 1980). Analisis laporan keuangan meliputi perhitungan dan interpretasi rasio keuangan. Untuk membuktikan bahwa laporan keuangan bermanfaat maka dilakukan penelitian mengenai manfaat laporan keuangan. Salah satu bentuk penelitian yang menggunakan rasio-rasio keuangan yaitu penelitian – penelitian yang berkaitan dengan manfaat laporan keuangan untuk tujuan memprediksikan kinerja perusahaan seperti kebangkrutan dan financial distress. Apalagi untuk lembaga keuangan atau perbankan, analisis financial distress sangat diperlukan agar stabilitas keuangan perbankan selalu terkontrol dengan baik, mengingat perbankan mempunyai peranan yang signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Financial distress terjadi sebelum kebangkrutan. Model financial distress perlu untuk dikembangkan, karena dengan mengetahui kondisi financial distress perusahaan sejak dini diharapkan dapat dilakukan tindakan – tindakan untuk mengantispasi yang mengarah kepada kebangkrutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh rasio keuangan yang diperoleh dari laporan keuangan bulanan perbankan dapat berpengaruh secara signifikan terhadap prediksi kondisi financial distress bank dan untuk memberikan informasi kepada pihak internal maupun eksternal perusahaan mengenai rasio keuangan yang sangat dominan mempengaruhi kondisi financial distress.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
    Divisions: Fakultas Ekonomi
    Fakultas Ekonomi > Ekonomi Pembangunan
    Depositing User: Aji Kurniawan
    Date Deposited: 15 Jul 2013 11:50
    Last Modified: 15 Jul 2013 11:50
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/4293

    Actions (login required)

    View Item