PENGARUH JENIS BAHAN BAKAR PADA SINGLE STEP MICRO-COMBUSTOR TERHADAP STABILITAS NYALA API.

ARIYANTO, EKA DWI (2018) PENGARUH JENIS BAHAN BAKAR PADA SINGLE STEP MICRO-COMBUSTOR TERHADAP STABILITAS NYALA API. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (177Kb)

    Abstract

    EKA DWI ARIYANTO K2514028. PENGARUH JENIS BAHAN BAKAR PADA SINGLE STEP MICRO-COMBUSTOR TERHADAP STABILITAS NYALA API. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret, Oktober, 2018. Elektronik menjadi bagian penting untuk dimiliki setiap orang dalam kehidupan. Hal tersebut mendorong pengembangan pembangkit listrik untuk digunakan. Salah satu solusinya adalah mengembangkan Micro Power Generator berupa Micro-Combustion. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan stabilitas nyala api di dekat mesh, sehingga diperoleh pengaruh bahan bakar secara visual dan perbedaan temperatur pada dinding combustor. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental, pengumpulan data berupa pengukuran pada temperatur dinding combustor memakai termokopel tipe K dan pengambilan gambar secara visual dengan kamera cannon EOS 70 D. Penelitian dilakukan menggunakan dua jenis bahan bakar yaitu, gas acetylene dan gas propana. Tiga tipe combustor dengan dimensi yang berbeda dan digunakan sebagai tempat pembakaran. Combustor memiliki burned area dan unburned area dan disisipkan mesh sebagai flame holder. Penelitian menunjukkan setiap tipe combustor menghasilkan temperatur dinding yang berbeda. Hasil temperatur dinding combustor tipe 1 untuk bahan bakar propana, mencapai rata-rata temperatur tertinggi pada 182,45 oC dan 113,20 oC pada bahan bakar Acetylene. Propana pada combustor tipe 2 diperoleh rata-rata temperatur sebesar 127,18 oC, sedangkan bahan bakar acetylene diperoleh rata-rata temperatur sebesar 450,63 oC. Hasil temperatur tertinggi acetylene diperoleh pada combustor tipe 2. Combustor tipe 3 menghasilkan rata-rata temperatur dinding bahan bakar propana sebesar 131,10 oC, sedangkan untuk bahan bakar acetylene diperoleh sebesar 435,10 oC. Acetylene memiliki sifat yang lebih mudah terbakar dibandingkan dengan propana. Stable flame bahan bakar propana secara visual terlihat lebih biru dibandingkan bahan bakar acetylene. Bahan bakar acetylene menghasilkan warna nyala kemerahan pada dinding combustor. Bahan bakar propana pada dinding combustor warnanya tidak secerah menggunakan bahan bakar acetylene. Kata Kunci: Acetylene, Micro-Combustion, Propana, Stabilitas Nyala Api.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Teknik Mesin
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 20 Dec 2018 10:02
    Last Modified: 20 Dec 2018 10:02
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/42911

    Actions (login required)

    View Item