Pendugaan Umur Simpan Flakes Berbasis Tepung Milet Putih dan Koya Ikan Gabus-Tepung Tempe pada Berbagai Kemasan dengan Pendekatan Kadar Air Kritis

Maulida, Eka Rahma (2018) Pendugaan Umur Simpan Flakes Berbasis Tepung Milet Putih dan Koya Ikan Gabus-Tepung Tempe pada Berbagai Kemasan dengan Pendekatan Kadar Air Kritis. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (443Kb)

    Abstract

    PENDUGAAN UMUR SIMPAN FLAKES BERBASIS TEPUNG MILET PUTIH DAN KOYA IKAN GABUS-TEPUNG TEMPE PADA BERBAGAI KEMASAN DENGAN PENDEKATAN KADAR AIR KRITIS EKA RAHMA MAULIDA H0914029 RINGKASAN Flakes adalah sajian praktis pengganti sarapan yang berfungsi sebagai sumber energi dan memiliki kandungan gizi tinggi. Flakes berbasis tepung milet putih dan koya ikan gabus-tepung tempe dapat dikembangkan untuk mengurangi impor gandum dan sebagai diversifikasi pangan lokal. Formulasi terpilih dengan tepung milet putih : koya ikan gabus dan tepung tempe yaitu 60 : 40 (%b/b). Flakes tersebut mengalami perubahan mutu berupa kerenyahan selama disimpan dan belum diketahui umur simpannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar air kritis, kurva Isotherm Sorpsi Lembab (ISL) dan umur simpan flakes berbasis tepung milet dan koya ikan gabus-tepung tempe pada berbagai kemasan polietilen, polipropilen, dan metalized plastic. Penelitian ini menggunakan metode Accelerated Shelf Life Testing (ASLT) pendekatan kadar air kritis, dimana produk disimpan pada kondisi yang menyebabkan produk cepat rusak. Penentuan kurva ISL flakes dilakukan dengan thermogravimetri statis menggunakan larutan garam jenuh pada suhu 28oC. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan kadar air kritis flakes tepung milet putih dan koya ikan gabus-tepung tempe sebesar 8,2909% (db). Kurva ISL flakes pada suhu 28oC membentuk kurva sigmoid isotermis tipe II dengan 2 lengkungan pada kisaran aw 0,21 dan aw 0,57. Persamaan kurva ISL yang didapatkan yaitu y= 42.597x3 – 47.712x2 + 27.65x + 0.0794 dengan nilai R²=0.9996. Hasil pendugaan umur simpan dengan metode Accelerated Shelf Life Testing model pendekatan kadar air kritis pada flakes berbasis tepung milet putih dan koya ikan gabus-tepung tempe yang dikemas dengan kemasan polietilen, polipropilen, dan metalized plastic pada suhu 28oC, RH 75% berturut-turut yaitu 51 hari, 71 hari, dan 282 hari.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Fakultas Pertanian > Ilmu dan Teknologi Pangan
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 19 Dec 2018 11:21
    Last Modified: 19 Dec 2018 11:21
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/42848

    Actions (login required)

    View Item