Upaya Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Learning Cycle 7E Kelas X MIA 5 SMA Negeri 1 Sukoharjo

Andriyanto, Dwi Nugroho (2018) Upaya Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Learning Cycle 7E Kelas X MIA 5 SMA Negeri 1 Sukoharjo. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (111Kb)

    Abstract

    Dwi Nugroho Andriyanto. UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 7E KELAS X MIA 5 SMA NEGERI 1 SUKOHARJO. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Oktober 2018. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi sains siswa dengan menerapkan model pembelajaran Learning Cycle 7E pada materi Usaha dan Energi kelas X MIA 5 SMA N 1 Sukoharjo tahun ajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Siklus I dan II dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas X MIA 5 SMA N 1 Sukoharjo tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 36 siswa. Sumber data berasal dari siswa dan guru mata pelajaran fisika kelas X. Kemampuan literasi sains siswa terbagi menjadi 3 dimensi yakni keterampilan proses sains, sikap ilmiah, dan kemampuan kognitif. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis kuantitatif dan kualitatif. Metode validasi yang digunakan yaitu teknik triangulasi metode. Metode pengumpulan data keterampilan proses sains dan sikap ilmiah meliputi lembar observasi, angket, wawancara. Sedangkan kemampuan kognitif menggunakan hasil test, wawancara, dan kajian dokumen. Dari hasil analisis data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model Learning Cycle 7E dapat meningkatkan kemampuan literasi sains siswa kelas X MIA 5 SMA N 1 Sukoharjo. Peningkatan kemampuan literasi sain siswa ditandai dengan peningkatan ketermapilan proses sains, sikap ilmiah dan kemampuan kognitif siswa. Indikator penelitian ini yaitu ketika nilai hasil observasi KPS dan SI siswa masing – masing > 70 melebihi target yang ditentukan. Selanjutnya indikator kemampuan kognitif ketika nilai test siswa lebih dari 75 (KKM) melebihi target 75% dari total siswa. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa kemampuan kognitif siswa mengalami peningkatan sebesar 50 %. Keterampilan proses sains siswa yang mengalami peningkatan tertinggi yaitu aspek menyimpulkan, dimana mengalami peningkatan sebesar 71 %. Kemudian untuk sikap ilmiah siswa yang mengalami peningkatan tertinggi yaitu sikap terbuka, mengalami peningkatan sebesar 68 %. Model Learning Cycle 7E terdiri dari tujuh tahap yaitu (1) elicit, dapat meningkatkan aspek mengamati dan sikap rasa ingin tahu siswa, (2) engage, dapat meningkatkan aspek menyusun hipotesis dan rasa ingin siswa, (3) explore, dapat meningkatkan aspek melakukan eksperimen, mengklasifikasi dan menafsirkan data, sikap objektif, cermat, jujur dan tekun, (4) explain, dapat meningkatkan aspek mengkomunikasikan, menyampaikan ide, sikap terbuka dan jujur, (5) elaborate dapat meningkatkan aspek menyimpulkan, menerapkan konsep, (6) evaluate, dapat meningkatkan sikap jujur, tekun, dan (7) extend, dapat meningkatkan sikap rasa ingin tahu dan tekun. Kata Kunci : Kemampuan literasi sains, Learning cycle 7E

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: Q Science > QC Physics
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Fisika
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 19 Dec 2018 11:19
    Last Modified: 19 Dec 2018 11:19
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/42847

    Actions (login required)

    View Item