Pengaruh Penambahan Panjang Serat Bambu Pada Beton Terhadap Kuat Tarik Belah Dan Tingkat Sorptivity Beton Serat Pasca Bakar

TOHARI, ANUNG ANINDITO (2018) Pengaruh Penambahan Panjang Serat Bambu Pada Beton Terhadap Kuat Tarik Belah Dan Tingkat Sorptivity Beton Serat Pasca Bakar. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (57Kb)

    Abstract

    Anung Anindito Tohari K1514013. PENGARUH PENAMBAHAN PANJANG SERAT BAMBU PADA BETON TERHADAP KUAT TARIK BELAH DAN TINGKAT SORPTIVITY BETON SERAT PASCA BAKAR. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret, September 2018. Tujuan dari penelitian ini untuk, (1) mengetahui bagaimana pengaruh penambahan serat bambu dengan variasi panjang serat dan variasi suhu pembakaran terhadap nilai kuat tarik belah beton (2) mengetahui bagaimana pengaruh penambahan serat bambu dengan variasi panjang serat dan variasi suhu pembakaran terhadap tingkat sorptivity beton (3) mengetahui berapakah panjang serat bambu dan variasi suhu pembakaran yang menghasilkan nilai kuat tarik belah maksimal pada beton (4) mengetahui berapakah panjang serat bambu dan variasi suhu pembakaran yang menghasilkan tingkat sorptivity minimal pada beton. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimen dan teknik analisa data menggunakan regresi linear berganda. Variabel yang mempengaruhi dalam penelitian ini adalah (1) Variabel bebas: variasi penambahan panjang serat bambu yaitu 2 cm, 3 cm, dan 4 cm sebesar 1,5% dari berat semen, dan variasi suhu pembakaran 200°C, 300°C, dan 400°C, (2) Variabel terikat: Kuat tarik belah beton dan tingkat Sorptivity beton akibat variasi panjang serat bambu dan suhu pembakaran. Hasil penelitian sebagai berikut, (1) Adanya variasi panjang serat bambu dan suhu pembakaran berpengaruh negatif terhadap kuat tarik belah beton. (2) Adanya variasi panjang serat bambu dan suhu pembakaran berpengaruh positif terhadap sorptivity awal, dan tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil pengujian sorptivity sekunder. (3) Pada kuat tarik belah beton dengan variasi panjang serat bambu dan suhu pembakaran memiliki nilai maksimal diperoleh pada panjang serat 4 cm dan suhu pembakaran 200°C dengan nilai kuat tarik belah sebesar 2,508 MPa. (4) Pada sorptivity awal beton dengan variasi panjang serat bambu dan suhu pembakaran memiliki nilai minimal diperoleh pada panjang serat 2 cm dan suhu pembakaran 200°C dengan nilai sorptivity awal sebesar 0,0217 mm/√s. Pada sorptivity sekunder beton dengan variasi panjang serat bambu dan suhu pembakaran memiliki nilai minimal diperoleh pada panjang serat 3 cm dan suhu pembakaran 200°C dengan nilai sorptivity sekunder sebesar 0,00050 mm/√s. Kata Kunci: Serat Bambu, Beton Serat, Pasca Bakar, Kuat Tarik Belah, Sorptivity

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > T Technology (General)
    T Technology > TH Building construction
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Teknik Bangunan
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 19 Dec 2018 10:58
    Last Modified: 19 Dec 2018 10:58
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/42837

    Actions (login required)

    View Item