Analisis Pengaruh Industri terhadap Konversi Lahan Pertanian sebagai Arahan Tata Ruang Berbasis Ekologis Kec. Nguter Kab. Sukoharjo Tahun 2006-2017 (Suplemen Pembelajaran Geografi SMA Kelas XII Materi Menganalisis Citra Penginderaan Jauh untuk Perencanaan Kajian Tata Guna Lahan)

Wulandari, Prihatin (2018) Analisis Pengaruh Industri terhadap Konversi Lahan Pertanian sebagai Arahan Tata Ruang Berbasis Ekologis Kec. Nguter Kab. Sukoharjo Tahun 2006-2017 (Suplemen Pembelajaran Geografi SMA Kelas XII Materi Menganalisis Citra Penginderaan Jauh untuk Perencanaan Kajian Tata Guna Lahan). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (15Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Prihatin Wulandari. ANALISIS PENGARUH INDUSTRI TERHADAP KONVERSI LAHAN PERTANIAN SEBAGAI ARAHAN TATA RUANG BERBASIS EKOLOGIS KECAMATAN NGUTER KABUPATEN SUKOHARJO TAHUN 2006-2017 (Sebagai Pengayaan Materi Pembelajaran Geografi Sekolah Menengah Atas Kelas XII Kurikulum 2013 pada Materi Menganalisis Citra Penginderaan Jauh untuk Perencanaan Kajian Tata Guna Lahan). Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juli 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) mengetahui persebaran konversi lahan pertanian di Kecamatan Nguter tahun 2006-2017, 2) mengetahui faktor yang mempengaruhi konversi lahan pertanian di Kecamatan Nguter tahun 2006-2017, 3) mengetahui kesesuaian pola ruang industri terhadap Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kecamatan Nguter tahun 2012-2032, 4) mengetahui arahan pemanfaatan pola ruang berbasis ekologis di Kecamatan Nguter. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskripsi kualitatif dengan pendekatan spasial. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah saturation sampling dengan satuan unit analisis pola ruang kota untuk mengetahui konversi lahan pertanian dan simple purposive sampling dengan satuan unit analisis administrasi untuk wawancara responden. Teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan, wawancara, studi dokumentasi, dan interpretasi citra. Teknik analisis data yang digunakan adalah: 1) uji ketelitian citra dengan matrik konfusi dan overlay peta penggunaan lahan, 2) analisis buffering dan overlay antara peta konversi lahan dengan data sebaran industri, aksesibilitas lahan, dan kelengkapan utilitas umum, serta tabulasi dan analisis hasil wawancara responden, 3) matching, scoring, dan overlay peta pola ruang industri Kecamatan Nguter tahun 2017 dengan peta rencana tata ruang wilayah di Kecamatan Nguter tahun 2012-2032, 4) arahan pengembangan RTH dilakukan berdasarkan luas kebutuhan RTH dengan mempertimbangkan zonasi pemanfaatan pola ruang sesuai dengan RDTR Kecamatan Nguter tahun 2012-2032. Hasil penelitian ini adalah: 1) tahun 2006-2017 di Kecamatan Nguter terjadi konversi lahan sebesar 343,904 Ha (5,98 %) dengan penurunan luas lahan pertanian sebesar 202,90 Ha (58,99 %) dengan pola sebaran memanjang ke arah timur mengikuti jalur jalan kolektor sekunder, 2) Faktor yang paling dominan terhadap peningkatan konversi lahan pertanian adalah industrialisasi, aksesibilitas lahan, dan kebijakan pemerintah, 3) Evaluasi pemanfaatan ruang industri di Kecamatan Nguter tahun 2017 terhadap RDTR Kecamatan Nguter tahun 2012-2032 memiliki tingkat kesesuaian sebesar 52,07 % (tingkat kesesuaian tinggi), 4) arahan pengembangan dilakukan sesuai dengan luasan RTH yang tercantum dalam RDTR Kecamatan Nguter tahun 2012-2032 sehingga optimalisasi peningkatan kualitas ruang terbuka hijau dilakukan dengan cara mempertahankan ketersediaan ruang terbuka hijau eksisting. Kata kunci: konversi lahan, industri, RDTR, pola ruang, ekologis vii ABSTRACT Prihatin Wulandari. Analysis of the industrial impact on agricultural land conversion as an environmental spatial management of the Nguter Subdistrict Sukoharjo Regency Year 2006-2017 (as Secondary Material High School Geography Study Material Class XII Curriculum 2013 on Material Analysis of Remote Sensing Image for Planning of Land Use Assessment). Thesis, Surakarta: Teacher Education and Faculty of Education, Sebelas Maret University Surakarta, July 2018. This research case aims to determine: 1) determine the distribution of agricultural land conversion in the district of Nguter years 2006-2017, 2) identify factors that affect the conversion of agricultural land in the district of Nguter years 2006-2017, 3) determine the suitability of the spatial pattern of the industry for a detailed spatial plan (RDTR) district of Nguter years 2012-2032, 4) determines the direction of the use of space-based ecological patterns in the district of Nguter. This research uses a qualitative description research method with a spatial approach. The sampling technique used is to sample using analysis unit saturation to determine the pattern of urban space and simple conversion of agricultural areas to purposive sampling using unit administration analysis to interview respondents. Data collection techniques such as observation, interviews, studies and image interpretation. Data analysis techniques used were: 1) test the accuracy of the image with the matrix confusion and overlay maps of land use, 2) analysis of buffering and superimpose the map of the conversion of land to the data distribution industry, the accessibility of land, and completeness of public facilities, as well as the establishment and analysis of interview respondents, 3) Matching, scoring and overlay maps Nguter pattern circle of commercial space in 2017 spatial plans in the district Nguter years 2012-2032, 4) the direction of green area development is based on the area of green area needs by considering the zoning of spatial pattern utilization in accordance with the detailed spatial plan of Nguter District in 2012-2032. The results of this research were: 1) year 2006-2017 occurred in the district of Nguter land conversion of 343.904 ha (5.98%) with a decrease in agricultural area of 202.90 ha (58.99%) with the distribution pattern extending to the east, to follow secondary collector lanes, 2) the dominant factor for increasing the conversion of agricultural land is industrialization, land accessibility and government policy, 3) Assess the use of industrial land in the district of Nguter 2017 against the detailed spatial plan district of Nguter years 2012-2032 has concordance rate of 52,07% (high concordance rate), 4) the direction of the development is carried out in accordance with the green area listed in the detailed spatial plan district of Nguter years 2012-2032 that improve the quality of urban green spaces by improving the existing availability of green areas is performed. Keywords: land conversion, industry, detailed spatial plan, spatial pattern, ecology

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
    L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Geografi
    Depositing User: Aren Dwipa
    Date Deposited: 16 Dec 2018 05:27
    Last Modified: 16 Dec 2018 05:27
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/42790

    Actions (login required)

    View Item