Model Pembinaan Narapidana dalam Rangka Mencegah Pengulangan Tindak Pidana (Recidive) di Lembaga Pemasyarakatan Klas II B Klaten

Pambagiyo, Kresna Dharma (2018) Model Pembinaan Narapidana dalam Rangka Mencegah Pengulangan Tindak Pidana (Recidive) di Lembaga Pemasyarakatan Klas II B Klaten. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1633Kb)

    Abstract

    Kresna Dharma Pambagiyo. NIM. E0013245. 2018. MODEL PEMBINAAN NARAPIDANA DALAM RANGKA MENCEGAH PENGULANGAN TINDAK PIDANA (RECIDIVE) DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS II B KLATEN. Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penulisan hukum ini bertujuan untuk mengetahui model pembinaan narapidana dalam rangka mencegah pengulangan tindak pidana (recidive) dan hambatan yang ditemui di Lembaga Pemasyarakatan Klas II B Klaten. Penelitian ini merupakan penelitian hukum sosiologis / non-doktrinal yang bersifat deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui studi kepustakaan, pengamatan dan wawancara. Teknik analisis data secara kualitatif dengan menggunakan teknik analisis model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahap pembinaan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Klas II B Klaten, diawali dengan pendaftaran kemudian diikuti dengan proses pembinaan yang terbagi dalam empat tahap, yaitu tahap pertama (masa pengenalan lingkungan / pembinaan awal), tahap kedua (pembinaan lanjutan), tahap ketiga (asimilasi) dan tahap keempat (integrasi). Lembaga Pemasyarakatan Klas II B Klaten belum dapat melaksanakan assessment risiko dan assessment kebutuhan karena terkendala Sumber Daya Manusia yang terbatas dan menghindari rangkap jabatan oleh assessor. Metode yang digunakan dalam pembinaan narapidana meliputi metode gabungan antara pendekatan dari atas ke bawah (top down approach) dengan pendekatan dari bawah ke atas (bottom up approach), metode gabungan antara pendekatan perorangan dengan pendekatan kelompok, metode kekeluargaan, metode persuasif edukatif, metode berkelanjutan (continual) dan metode keamanan (security). Program dan wujud pembinaan narapidana meliputi pembinaan kepribadian dan pembinaan kemandirian. Faktor yang menjadi hambatan dalam pembinaan narapidana antara lain sarana dan prasarana, terbatasnya Sumber Daya Manusia, narapidana dan masyarakat. Kata kunci : Model Pembinaan Narapidana, Recidive, Lembaga Pemasyarakatan Klas II B Klaten.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Hukum
    Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Depositing User: Aren Dwipa
    Date Deposited: 15 Dec 2018 18:53
    Last Modified: 15 Dec 2018 18:53
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/42755

    Actions (login required)

    View Item