Representasi Alun-Alun Sebagai Destinasi Wisata dan Ruang Publik (Studi pada Pelaku Wisata di Alun-Alun Kabupaten Boyolali)

PUJIASTUTI, DIKA (2018) Representasi Alun-Alun Sebagai Destinasi Wisata dan Ruang Publik (Studi pada Pelaku Wisata di Alun-Alun Kabupaten Boyolali). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (152Kb)

    Abstract

    Alun-alun merupakan ruang terbuka yang menjadi poros atau pusat suatu kota. Alun-alun mempunyai fungsi utama sebagai ruang publik untuk masyarakat, tempat berinteraksi, hiburan, bermain, berdagang, dan kegiatan pemerintahan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui representasi pengunjung terhadap alun-alun Kabupaten Boyolali sebagai destinasi wisata dan ruang publik. Penelitian ini menggunakan teori Ruang Publik dari Jurgen Habermas dan teori Motivasi dari Abraham Maslow. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan penelitian adalah pengunjung, pedagang dan dinas pemerintahan. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Lokasi penelitian ini di Alun-alun Kabupaten Boyolali. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi lapangan, wawancara mendalam dan dokumentasi. Validitas data dalam penelitian ini menggunakan triagulasi data. Teknik analisis data dimulai dari tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data hingga penarikan kesimpulan Hasil penelitian menunjukkan bahwa alun-alun Kabupaten Boyolali dan para pelaku wisata didalamnya mempunyai berbagai karakteristik tersendiri. Alun-alun sebagai destinasi wisata ditunjukkan dengan atraksi yang ada seperti pentas musik malam minggu, dan daya tarik berupa ikon. Akses menuju alun-alun sangat mudah, beberapa akses pintu masuk yang memudahkan pengunjung. Akomodasi di kawasan alun-alun ada hotel, restoran, dan tempat makan. Pelayanan tambahan di alun-alun meliputi lembaga pengelolaan, fasilitas penunjang seperti bank, ATM, pos keamanan polisi.. Alun-alun sebagai ruang publik dapat dilihat dari berbagai faktor kehidupan yang ada di sana seperti sosial, ekonomi, kesehatan, dan lingkungan. Faktor internal mereka datang ke alun-alun karena keinginan pribadi serta kebutuhan dan faktor eksternalnya adalah ajakan teman, keluarga dan sosial media. Dengan adanya alun-alun juga menimbulkan dampak bagi masyarakat baik positif maupun negatif. Dikaji dengan teori ruang publik, alun-alun Kabupaten Boyolali digunakan sebagai tempat untuk berdiskusi tentang berbagai topik pembahasan. Motivasi pengunjung yang datang ke alun-alun untuk berwisata beragam sesuai dengan kajian dari Abraham Maslow, seperti motivasi yang bersifat fisik sampai motivasi karena status. Kata Kunci : Representasi, Alun-alun, Destinasi Wisata, Ruang Publik

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Politik
    Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > Sosiologi
    Depositing User: Aren Dwipa
    Date Deposited: 15 Dec 2018 18:04
    Last Modified: 15 Dec 2018 18:04
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/42752

    Actions (login required)

    View Item