CYBERBULLYING DI KALANGAN PESERTA DIDIK SMAN 2 KOTA SURAKARTA

SHOFY, M. NAJIB (2018) CYBERBULLYING DI KALANGAN PESERTA DIDIK SMAN 2 KOTA SURAKARTA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (89Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Muhamad Najib Shofy, K8411042 CYBERBULLYING DI KALANGAN PESERTA DIDIK SMAN 2 KOTA SURAKARTA. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret, Juni 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji (1) Proses cyberbullying yang terjadi di kalangan peserta didik; (2) Dampak cyberbullying bagi kalangan peserta didik, Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan etnometodologi. Kajian mengenai simulakra digunakan untuk menganalisis terjadinya cyberbullying. Pengumpulan data primer dengan wawancara mendalam pada subjek penelitian dan dokumentasi screnshoot perlakuan cyberbullying di Instagram. Pengumpulan data sekunder dengan mencari perlakuan cyberbullying di berita online sebagai gambaran lain tentang cyberbullying. Validitas data dalam penelitian ini dengan triangulasi sumber dan triangulasi metode pada subjek penelitian yang pernah mengalami kondisi cyberbullying. Teknik analisis data meliputi reduksi data, display (penyajian) data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan proses cyberbullying yang terjadi di kalangan peserta didik SMAN 2 Kota Surakarta ditunjukkan pada beberapa kasus di sosial media Instagram. cyberbullying yang terjadi merupakan kelanjutan perlakuan dalam kehidupan nyata yang dibawa ke ranah sosial media dengan melontarkan komentar negatif, menjatuhkan, menyerang secara personal maupun membagika informasi visual baik foto,video atau meme yang bersifat pribadi kedalam akun Instagram. Selanjutnya cyberbullying memiliki dampak pada korban yaitu memberikan dampak pada psikis korban dengan membuat korban merasa malu untuk berangkat sekolah, merasa was-was jika akan menjadi bahan olok-olokan di sekolah, mengurangi rasa percaya diri, memberikan rasa takut dan mengubah perilaku seseorang akan menjadi lebih tertutup baik di kehidupan sehari-hari maupun dalam penggunaan sosial media. Simulakra menjadi teori pembahasan dalam penelitian ini, simulakra dapat diartikan sebagai ruang yang dapat menjadi reduplikasi atas reproduksi suatu objek atau peristiwa, saat reduplikasi perbedaan yang asli dan yang palsu menjadi kabur. Sosial media menjadi ruang simulasi atas pelakuan sehari hari kedalam dunia yang baru, perlakuan bullying yang umumnya terjadi pada kehidupan nyata dibawa pula kedalam sosial media yang menjadikan terjadinya cyberbullying. Kata kunci : Cyberbullying, Simulakra, Korban, Sosial Media, Instagram.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
    L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Sosiologi Antropologi
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 14 Dec 2018 11:10
    Last Modified: 14 Dec 2018 11:10
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/42597

    Actions (login required)

    View Item