perbandingan efektivitas antara ketamin kumur dengan lidokain spray untuk mengurangi nyeri tenggorok paska ekstubasi

HANANTO, WAHYU (2018) perbandingan efektivitas antara ketamin kumur dengan lidokain spray untuk mengurangi nyeri tenggorok paska ekstubasi. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (71Kb)

    Abstract

    Wahyu Hananto. S981402005. Perbandingan Efektivitas antara Ketamin Kumur dengan Lidokain Spray untuk Mengurangi Nyeri Tenggorok Paska Ekstubasi. Pembimbing I: Dr. dr. Purwoko, SpAn KAKV. KAO. Pembimbing II: dr. Muh. Husni Thamrin, SpAn Mkes. Program Studi Anestesiologi dan Terapi Intensif Universitas Sebelas Maret Surakarta. 2018 ABSTRAK Latar Belakang: Nyeri tenggorok adalah komplikasi yang sering dikeluhkan pasien setelah penggunaan pipa endotrakeal pada tindakan anestesi umum. Kejadian nyeri tenggorok dapat dikurangi dengan pemberian agen analgetik. Tujuan penelitian ini mengetahui perbedaan efektivitas ketamine kumur dengan lidokain spray untuk mengurangi nyeri tenggorok paska ekstubasi. Metode: Penelitian dilakukan di Instalasi Bedah Pusat dan kamar rawat inap RSUD Dr. Moewardi Surakarta, dimulai pada bulan Februari sampai Maret 2018. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan double blind randomized control trial pada pasien yang dilakukan anestesi umum dan dipasang pipa endotrakea. Uji Mann Whitney U digunakan untuk mengolah data. Kelompok penelitian dibagi menjadi dua yaitu kelompok Ketamin kumur (I), dan Lidokain spray (II). Hasil: Didapatkan perbedaan efektivitas penggunaaan ketamine kumur dan lidokain spray untuk mengurangi nyeri tenggorokan pada 1 jam, 6 jam dan 24 jam paska anestesi umum dengan intubasi endotrakea (p<0,05). Didapatkan perbedaan efektivitas penggunaan ketamine kumur dan lidokain spray dalam mengurangi kejadian batuk pada 1 jam, 6 jam dan 24 jam paska anestesi umum dengan intubasi endotrakea (p<0,05). Didapatkan perbedaan efektifitas penggunaan ketamine kumur dan lidokain spray dalam mengurangi kejadian serak pada 1 jam, 6 jam dan 24 jam paska anestesi umum dengan intubasi endotrakea (p<0,05). Simpulan: Terdapat perbedaan efektivitas ketamine kumur dengan lidokain spray dalam mengurangi nyeri tenggorokan, batuk, dan suara serak mulai pada satu jam sampai 24 jam setelah intubasi endotrakea pada anestesi umum. Kata kunci : ketamin, lidokain, nyeri tenggorok

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    R Medicine > RC Internal medicine
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Spesialis Anestesiologi dan Reaminasi
    Depositing User: Aren Dwipa
    Date Deposited: 08 Dec 2018 08:22
    Last Modified: 08 Dec 2018 08:22
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/42432

    Actions (login required)

    View Item