Analisis Peningkatan Kualitas Bahan Bakar Padat dari Limbah Nyamplung (Calophyllum inophyllum) Menggunakan Teknologi Hidrotermal

Syivarulli, Riina (2018) Analisis Peningkatan Kualitas Bahan Bakar Padat dari Limbah Nyamplung (Calophyllum inophyllum) Menggunakan Teknologi Hidrotermal. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (10Kb)

    Abstract

    Nyamplung (Calophyllum inophyllum) adalah tanaman hutan yang mempunyai potensi besar sebagai bioenergi. Biji nyamplung diolah menjadi minyak (biofuel). Pengolahan ini, menghasilkan limbah berupa bungkil nyamplung (press cake). Serat kasar dan protein tinggi yang terkandung pada limbah nyamplung belum dimanfaatkan secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas bahan bakar padat dari limbah nyamplung (Calophyllum inophyllum) menggunakan konversi biomassa dengan teknologi hydrothermal. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan perlakuan hydrothermal, dilakukan pada variasi suhu 160°C, 190°C dan 220°C; holding time 30 menit dan 60 menit; dan variasi rasio antara limbah nyamplung dan air, yaitu 1:4 dan 1:5 pada suhu 190°C. Pengujian nilai kalor dan analisis proksimat juga dilakukan untuk mengetahui kualitas bahan bakar padat dari limbah nyamplung. Hasil pengujian menunjukkan nilai kalor tertinggi terdapat pada variasi suhu 220°C, holding time 60 menit yaitu 4148,8471 cal/gr. Sedangkan nilai kalor pada variasi rasio 1:5, holding time 60 menit yaitu 3883,8458 cal/gr. Nilai tersebut memenuhi standar kualitas batubara American Standard Testing and Mineral (ASTM), yaitu jenis batubara lignit (3500-4611 cal/gr). Analisis proksimat menunjukkan penurunan kadar air (1,8669%), kadar abu (12,3541%), kadar volatil (54,0331%), dan peningkatan kadar karbon (31,7459%), seiring dengan peningkatan variasi suhu dan holding time. Sedangkan, seiring peningkatan variasi rasio kompoisi air dan holding time, menunjukkan penurunan kadar air (1,6532%), kadar abu (11,2971%), dan peningkatan kadar volatil (61,7284%), serta kadar karbon (26,9536%). Hasil ini membuktikan adanya peningkatan kualitas bahan bakar padat limbah nyamplung secara signifikan. Oleh karena itu, hydrothermal adalah solusi tepat teknologi konversi biomassa yang mampu meningkatkan kualitas bahan bakar padat ramah lingkungan. Kata Kunci : Bahan bakar padat, Hydrothermal, Calophyllum inophyllum

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Teknik Mesin
    Depositing User: Aren Dwipa
    Date Deposited: 05 Dec 2018 12:19
    Last Modified: 05 Dec 2018 12:19
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/42422

    Actions (login required)

    View Item