Evaluasi Pemberian Anastesi Infiltrasi Lokal (LIA) pada Pasien Pasca Operasi Total Knee Arthroplasty di RS Ortopedi Prof. Dr. Dr. R. Soeharso Surakarta

RIMANDA, ALIFIA RIFKI (2018) Evaluasi Pemberian Anastesi Infiltrasi Lokal (LIA) pada Pasien Pasca Operasi Total Knee Arthroplasty di RS Ortopedi Prof. Dr. Dr. R. Soeharso Surakarta. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (101Kb)

    Abstract

    Latar Belakang. Operasi arthroplasti lutut memerlukan penanganan nyeri yang tepat untuk mengurangi ketidaknyamanan pasien dan mempercepat pemulihan. Local infiltration analgesia (LIA) merupakan salah satu modalitas untuk penanganan nyeri dimana diberikan kombinasi berbagai macam obat anti nyeri pada ruang intraartikular dan jaringan sekitar sendi. Tujuan. Mengetahui perbedaan nilai Visual Analog Scale (VAS), perbedaan lama rawat inap, perbedaan nilai Knee Society Score (KSS) pada pasien post operasi TKA yang diberikan LIA dan yang tidak diberikan LIA. Metode. Metode penelitian ini adalah eksperimental dengan uji acak terkontrol (Randomized Controled Trial), post test only group design. Sample berupa total sampling dari pasien osteoartritis lutut dengan status fisik American Society of Anesthesiologis (ASA) I-II, usia 50 - 75 tahun yang menjalani operasi TKA satu sisi dengan satu operator dan anastesi regional dalam kurun waktu Agustus 2016 – Desember 2016. Sample terbagi menjadi 2 kelompok, dimana satu kelompok coba diberikan LIA dengan Levobupivacain, dan kelompok kontrol. Variabel independen pada kelompok coba adalah pasien OA knee yang dilakukan TKA diberikan LIA dengan Buvipacain 100 mg sesaat sebelum penjahitan luka operasi. Variable independen pada kelompok kontrol adalah pasien OA knee yang dilakukan TKA yang tidak diberikan LIA sesaat sebelum penjahitan luka operasi. Variabel dependennya berupa skala nyeri diniliai menggunakan Visible Analog Scale (VAS) yang dinilai pada interval waktu 12 jam, 24 jam, 36 jam, dan 48 jam setelah dilakukan injeksi Anestesi Infiltrasi Lokal, lama perawatan di rumah sakit (Length of Stay) yang dihitung sejak pasien dilakukan operasi TKA hingga pasien dibolehkan pulang dan skor fungsional yang dihitung dengan Knee Society Score (KSS) setelah 3 bulan pasca operasi. Hasil: Sebanyak 64 pasien telah dilakukan analisa, didapatkan 14 pasien pria dan 50 pasien wanita. Usia rata-rata adalah 60,87 tahun. Terdapat perbedaan secara signifikan (p = 0,00) pada kelompok yang diberikan LIA untuk nilai nyeri pasca operasi dibandingkan dengan kelompok kontrol, dimana nilai VAS yang lebih rendah pada kelompok yang diberikan LIA. Kesimpulan: Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa LIA dengan Levobupivakain berpengaruh dalam menurunkan nyeri pasca operasi, mempersingkat lama rawat inap di Rumah Sakit serta mempunyai functional outcome yang lebih baik pada pasien dengan osteoartritis lutut yang dilakukan operasi TKA di RS Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran > Psikologi
    Fakultas Kedokteran > Spesialis Orthopedi dan Traumatologi
    Depositing User: Aren Dwipa
    Date Deposited: 08 Nov 2018 00:05
    Last Modified: 08 Nov 2018 00:05
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/42300

    Actions (login required)

    View Item