PENALARAN MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH PEMBUKTIAN MATEMATIKA DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF FIELD INDEPENDENT DAN FIELD DEPENDENT

SURATMAN, RISKY YOGA (2018) PENALARAN MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH PEMBUKTIAN MATEMATIKA DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF FIELD INDEPENDENT DAN FIELD DEPENDENT. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (213Kb)

    Abstract

    Risky Yoga Suratman. K1311071. PENALARAN MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH PEMBUKTIAN MATEMATIKA DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF FIELD INDEPENDENT DAN FIELD DEPENDENT. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juni 2018. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan penalaran mahasiswa yang memiliki gaya kognitif Field Dependent dalam menyelesaikan masalah pembuktian. (2) Mendeskripsikan penalaran mahasiswa yang memiliki gaya kognitif Field Independent dalam menyelesaikan masalah pembuktian. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang menggunakan metode tes dan wawancara berbasis tugas. Subjek dalam penelitian ini adalah 5 mahasiswa S1 Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Sebelas Maret Surakarta Angkatan 2013 yang ditentukan melalui teknik purposeful sampling dengan menggunakan instrumen bantu berupa tes GEFT. Selanjutnya, identifikasi penalaran mahasiswa dalam menyelesaikan masalah pembuktian pada tahapan penyelesaian Polya. Indikator penalaran dalam tahapan Polya: (1) Memahami masalah: mengidentifikasi dan menggambarkan kondisi masalah (2) Menyusun rencana: menerapkan konsep dan mengajukan dugaan (3) Melaksanakan rencana: menyusun bukti dan memberikan alasan (4) Memeriksa kembali: menarik kesimpulan. Teknik uji validitas data yang digunakan adalah triangulasi waktu. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa baik mahasiswa dengan gaya kognitif Field Independent dan Field Dependent mampu untuk memahami maksud soal dengan mengidentifikasi komponen yang diketahui serta tujuan apa yang ingin dibuktikan pada soal dan kemudian menyelesaikan soal dengan memanfaatkan komponen yang diketahui tersebut, namun ada perbedaan diantara keduanya. Berikut penalaran mahasiswa dalam menyelesaikan masalah pembuktian: (1) Mahasiswa dengan gaya kognitif Field Independent: (a) Memahami masalah dengan cara menentukan dan menjelaskan pernyataan yang diketahui dan yang dibuktikan. (b) Menyusun rencana dengan cenderung memilih alternatif penyelesaian secara mendalam dengan menggunakan konsep yang ada. (c) Melaksanakan rencana dengan runtun dan memberikan alasan-alasan yang jelas dengan berdasarkan konsep yang ada. (d) Memeriksa kembali dengan menjelaskan secara singkat prosedur pembuktian kemudian menyebutkan pernyataan yang telah dibuktikan. (2) Mahasiswa dengan gaya kognitif Field Dependent: (a) Memahami masalah dengan menentukan dan menjelaskan pernyataan yang diketahui dan yang dibuktikan. (b) Menyusun rencana dengan mengingat penyelesain permasalahan yang mirip dengan permasalahan yang pernah dipelajarinya atau berdasarkan buku. (c) Melaksanakan rencana dengan memberikan alasan setiap langkah pembuktian namun ada beberapa yang tidak dapat memberikan alasan dan cenderung beralasan berdasarkan apa yang diajarkan dosen atau pada buku. (d) Memeriksa kembali dengan menyebutkan pernyataan yang dibuktikan berserta alasannya. Kata Kunci: penalaran, menyelesaikan masalah pembuktian, gaya kognitif Field Independent-Field Dependent.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Q Science > QA Mathematics
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Matematika
    Depositing User: Aren Dwipa
    Date Deposited: 20 Sep 2018 13:19
    Last Modified: 20 Sep 2018 13:19
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/42236

    Actions (login required)

    View Item