SINTESIS, KARAKTERISASI KOMPLEKS TEMBAGA (II) DENGAN P-ANISIDIN DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI

FATAWATI, LIA (2018) SINTESIS, KARAKTERISASI KOMPLEKS TEMBAGA (II) DENGAN P-ANISIDIN DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (147Kb)

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sintesis, karakteristik, struktur kompleks Cu(II)-p-anisidin dan aktivitas antibakteri terhadap bakteri gram positif (Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis) dan bakteri gram negatif (Escherichia coli, Salmonella typhi dan Pseudomonas aeruginosa). Kompleks disintesis dengan cara merefluks larutan CuCl2.6H2O dan ligan p-anisidin dalam metanol pada perbandingan mol logam dan mol ligan 1:4 selama 7 jam. Kompleks dikarakterisasi menggunakan: UV-Vis (Ultraviolet and Visible Absorption Spectroscopy), AAS (Atomic Absorption Spectroscopy), TG/DTA (Thermogravimetric/Differential Thermal Analysis), DHL (Daya Hantar Listrik), FTIR (Fourier-Transform Infrared Spectroscopy) dan MSB (Magnetic Susceptibility Bourier). Pembentukan kompleks ditandai oleh adanya perubahan warna larutan logam berwarna hijau dan ligan berwarna coklat, ketika terbentuk kompleks berwarna hitam serta terjadinya pergeseran panjang gelombang maksimum ke arah yang lebih kecil (865 nm menjadi 434 nm). Berdasarkan kadar Cu dalam kompleks diperkirakan bahwa formula kompleks [Cu(II)-(p-anisidin)4]Clx.nH2O (x = 1, 2 dan n = 0, 1, 2 dan 3). Hasil analisis TG/DTA menunjukkan adanya pengurangan massa yang setara dengan dua molekul H2O. Daya hantar listrik larutan kompleks menunjukkan perbandingan muatan kation dan anion dalam kompleks adalah 2:1, dengan demikian formula kompleks yang terbentuk adalah [Cu(II)-(p-anisidin)4]Cl2.2H2O. Spektra elektronik menunjukkan satu puncak serapan pada 434 nm yang merupakan transisi Eg T2g mengindikasikan geometri segi empat datar. Kompleks [Cu(II)-(p-anisidin)4]Cl2.2H2O bersifat paramagnetik dengan nilai momen magnet efektif (µeff) 1,93±0,08 BM. Data spektra FTIR mengindikasikan bahwa gugus fungsi –NH2 pada p-anisidin terkoordinasi pada atom pusat Cu(II) secara monodentat. Kompleks [Cu(II)-(p-anisidin)4]Cl2.2H2O memiliki aktivitas yang cukup baik (sedang) terhadap bakteri gram positif Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis) tetapi lemah dalam menghambat bakteri gram negatif (Escherichia coli, Salmonella typhi dan Pseudomonas aeruginosa).

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: Q Science > QD Chemistry
    Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
    Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Kimia
    Depositing User: Aren Dwipa
    Date Deposited: 18 Sep 2018 14:54
    Last Modified: 18 Sep 2018 14:54
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/42228

    Actions (login required)

    View Item