HUBUNGAN PAPARAN GAS KARBON MONOKSIDA DENGAN TEKANAN DARAH PEKERJA DI WORKSHOP BAGIAN MEKANIK DAN KAROSERI PT ROSALIA INDAH TRANSPORT KARANGANYAR

HANDAYANI, ADE FITRI (2018) HUBUNGAN PAPARAN GAS KARBON MONOKSIDA DENGAN TEKANAN DARAH PEKERJA DI WORKSHOP BAGIAN MEKANIK DAN KAROSERI PT ROSALIA INDAH TRANSPORT KARANGANYAR. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (466Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Ade Fitri Handayani, R0214003, 2018. Hubungan Paparan Gas Karbon Monoksida dengan Tekanan Darah Pekerja di Workshop Bagian Mekanik dan Karoseri PT Rosalia Indah Transport Karanganyar, Diploma 4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Latar Belakang : Karbon monoksida di udara yang terhirup masuk kedalam tubuh dapat berikatan dengan Hemoglobin (Hb), kemudian akan membentuk karboksihemoglobin (COHb) dalam darah. Kadar COHb dalam darah yang tinggi dapat meningkatkan kekentalan darah, mempengaruhi sirkulasi dan tekanan darah. Hasil survei awal menunjukkan kadar gas CO tertinggi di workshop PT Rosalia Indah Transport Karanganyar adalah 19 ppm. Sebanyak 13 dari 22 responden survei awal memiliki tekanan darah sistolik ≥120 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥70 mmHg. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan paparan gas karbon monoksida dengan tekanan darah pekerja di workshop bagian mekanik dan karoseri PT Rosalia Indah Transport Karanganyar. Metode : Jenis Penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional dan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah tenaga kerja yang bekerja di workshop bagian mekanik dan karoseri PT Rosalia Indah Transport Karanganyar yang berjumlah 45 orang. Pengukuran kadar gas karbon monoksida dilakukan dengan menggunakan alat CO Meter digital, sedangkan tekanan darah menggunakan Sphygnomanometer. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji Korelasi Spearman Rank dengan aplikasi SPSS versi 23. Hasil : Hasil pengukuran kadar gas karbon monoksida menunjukkan rata-rata 15,38 ppm masih termasuk dibawah NAB gas karbon monoksida (25,32 ppm). Rata-rata tekanan darah sistolik 117,56 mmHg dan tekanan darah diastolik 78 mmHg termasuk kategori normal. Hasil uji Korelasi Spearman Rank menunjukkan bahwa tidak ada hubungan signifikan CO dengan tekanan darah sistolik dengan nilai p = 0,642 dengan korelasi r = -0,071 dan tekanan darah diastolik dengan nilai p = 0,300 dengan korelasi r = -0,158. Simpulan : Tidak terdapat hubungan antara paparan gas CO dengan tekanan darah. Kata Kunci : Karbon Monoksida (CO), Tekanan Darah

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    R Medicine > RA Public aspects of medicine
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > D4 - Keselamatan Kerja
    Depositing User: Aren Dwipa
    Date Deposited: 17 Sep 2018 13:46
    Last Modified: 17 Sep 2018 13:46
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/42212

    Actions (login required)

    View Item