Uji Aktivitas Hipoglikemik dari Sediaan Self Nanoemulsifying Drug Delivery System (SNEDDS) Ekstrak Kloroform Daun Salam (Eugenia polyantha WIGHT) dengan Minyak Zaitun Sebagai Fase Minyak

Sundari, Triska Desi (2018) Uji Aktivitas Hipoglikemik dari Sediaan Self Nanoemulsifying Drug Delivery System (SNEDDS) Ekstrak Kloroform Daun Salam (Eugenia polyantha WIGHT) dengan Minyak Zaitun Sebagai Fase Minyak. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (452Kb)

    Abstract

    UJI AKTIVITAS HIPOGLIKEMIKDARI SEDIAAN SELF NANOEMULSIFYING DRUG DELIVERY SYSTEM (SNEDDS) EKSTRAK KLOROFORM DAUN SALAM (Eugenia polyantha WIGHT) DENGAN MINYAK ZAITUN SEBAGAI FASE MINYAK Triska Desi Sundari Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. ABSTRAK Pada masa ini kecenderungan masyarakat dalam menggunakan bahan alam semakin meningkat untuk mengatasi penyakit diabetes mellitus tipe2 yang telah resisten insulin. Salah satunya adalah penggunaan daun salam (Eugenia polyantha Wight). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas SNEDDS daun salam yang dibandingkan dengan metformin, ekstrak kloroform daun salam, kombinasi (½dosis SNEDDS+½dosis metformin), dan ½ dosis SNEDDS serta mengetahui gambaran histologi dari ren tikus putih (Rattus norvegicus). Penelitian ini menggunakan 35 ekor tikus sebagai hewan uji .Sebanyak 30 ekor tikus dibua tresisten insulin dengan cara diberi diet tinggi lemak dan sukrosa selama 95 hari dan sisanya digunakan sebagai kelompok tikus normal (non diabetes). Hewan uji dikelompokkan menjadi 7 kelompok yaitu I) kontrol normal (tikus non diabetes), II)kontrol negatif (tikus diabetes tanpa pemberian sediaan), III) kontrol positif (tikus diabetes dengan pemberian metformin 45 mg/kg BB), IV) ekstrak kloroform daun salam dosis 183,5 mg/kg BB, V) SNEDDS dosis 183,5 mg/kg BB, VI)kombinasi SNEDDS 91,75 mg/kg BB + metformin 22,5 mg/kg BB, dan VII) SNEDDS dosis 91,75 mg/kg BB selama 15 hari. Pada harike 0, 95, 102, dan 110 diukur kadar glukosa darah, organ ren diambil pada hari ke-110. Data kadar glukosa darah dianalisis dengan uji Independent T Test, Paired T Test, dan One Way ANOVA sedangkan gambaran histologi ren dianalisis statistik dengan One Way ANOVA dan secara deskriptif. Hasil uji menunjukkan bahwa berdasarkan analasis LSD, pemberian SNEDDS dosis183,5 mg/kg BB setara dengan pemberian metformin dosis 45 mg/kg BB, namun daya hipoglikemik lebih rendah (48,65 %) dan perlakuan ini paling efektif dalam menurunkan kadar glukosa darah tikus DMRI. Pemberian sediaan uji tidak menyebabkan kerusakan yang mengganggu proses fungsional ginjal. Persentase kerusakan sel dari organ ren yaitu SNEDDS 32,67%, kombinasi dan ekstrak 35%, ½ dosis SNEDDS 44,67% dan kontrol positif 48,67%. Kata kunci : diabetes mellitus tipe 2 resisten insulin, daun salam, SNEDDS, kadarglukosa

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: Q Science > QK Botany
    Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
    Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Biologi
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 14 Sep 2018 12:07
    Last Modified: 14 Sep 2018 12:07
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/42173

    Actions (login required)

    View Item